Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Manado serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat, namun sektor ini masih menghadapi kendala seperti keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), serta implementasi kebijakan pemberdayaan yang belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja UMKM di Kota Manado berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi dengan indikator peningkatan pendapatan dan perencanaan pengembangan usaha, sedangkan pengelolaan SDM juga menunjukkan hasil baik. Pemanfaatan platform digital menjadi faktor dominan dalam mendukung kinerja UMKM, sementara dukungan modal dan promosi pemerintah masih tergolong sedang. Tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM meliputi keterbatasan modal, persaingan usaha yang ketat, dan kenaikan harga bahan baku. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan SDM yang efektif, adaptasi terhadap teknologi digital, serta pemberdayaan berkelanjutan dari pemerintah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di Kota Manado, sehingga diperlukan kolaborasi strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendukung untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah. Kata kunci: UMKM, kinerja usaha, sumber daya manusia, pemberdayaan, Kota Manado