Ferlina Wijaya
Politeknik Bisnis Kaltara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Literasi Keuangan Digital melalui Program Siaran Beranda Astacita Radio Republik Indonesia PRO 1 sebagai Upaya Pencegahan Pinjaman Online Ilegal dan Penipuan Digital di Kota Tarakan Ferlina Wijaya; Andri Yogi Adyatma Prasetyo; Syamsul Bahri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wrkz0g58

Abstract

Perkembangan teknologi digital mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keuangan berbasis daring. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya kasus pinjaman online ilegal dan penipuan digital yang menimbulkan kerugian finansial. Rendahnya literasi keuangan digital menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat rentan terhadap praktik tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko pinjaman online ilegal dan penipuan digital melalui media penyiaran publik. Kegiatan dilaksanakan melalui program siaran edukatif pada Program Beranda Astacita di Radio Republik Indonesia PRO 1 Kota Tarakan dengan metode penyampaian materi, dialog interaktif, dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan 10 partisipan aktif yang berinteraksi melalui sambungan telepon dan pesan singkat selama siaran berlangsung. Indikator keberhasilan kegiatan diukur melalui tingkat partisipasi pendengar, jumlah pertanyaan yang masuk, serta respons audiens terhadap materi yang disampaikan. Selama kegiatan tercatat lebih dari 10 pertanyaan dan tanggapan dari pendengar, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri pinjaman online ilegal, cara menghindari penipuan digital, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kejahatan finansial berbasis teknologi.