This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Guidelbertus Tanga
Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Ledalero, Maumere 86152, Flores, Nusa Tenggara Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint dan Classpoint Maria Florentina Rumba; Guidelbertus Tanga; Helda Petronela Plahi; Bernadetha Elfince; Yohanes Alexsandrio; Martinus Aprilius Lo’o; Gregoriany C.K.D Dasilva
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21199

Abstract

Background: Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) sering kali dianggap abstrak dan tidak menarik karena masih mengandalkan metode ceramah satu arah. Meskipun mayoritas guru telah memiliki akses ke perangkat digital, kemampuan mereka dalam membuat media pembelajaran interaktif masih rendah. Hal ini menyebabkan proses belajar kurang menarik dan partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital guru PAK agar dapat mendesain pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif menggunakan Ms. PowerPoint dan ClassPoint. Metode: Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan pendekatan workshop berstruktur yang mencakup lima tahap: persiapan, pemaparan materi, praktik mandiri terbimbing, presentasi hasil karya, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner terstruktur untuk menilai efektivitas pelatihan, kualitas fasilitator, serta relevansi materi kepada seluruh peserta yang berjumlah 40 orang. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis guru, terutama dalam pemilihan template, penambahan elemen multimedia, dan penggunaan fitur interaktif ClassPoint, dengan rata-rata skor 3,70–3,80. Semua peserta menilai relevansi pelatihan dan sesi praktik sangat tinggi (mean 4,00). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan keterampilan digital, kepercayaan diri, serta kemampuan guru merancang pembelajaran interaktif. Kesimpulan: Pelatihan ini terbukti mampu memperkuat kapasitas pedagogis dan literasi digital guru PAK, sekaligus menjadi model pengembangan profesional berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai konteks Pendidikan.