This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Karina Jesslyn Sung
Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, Jalan Ir. M. Putuhena, Ambon, Indonesia, 97233

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Perempuan Jemaat GPM Poka Sebelum dan Sesudah Seri Edukasi Kesehatan melalui Analisis Pre Test dan Post Test Farah Christina Noya; Theresia Natalia Seimahuira; Marliyati Sanaky; Vina Zakiah Latuconsina; Nerissa Alviana Sutantie; Karina Jesslyn Sung; Wanda Tanamal; Nathalia Juita Julandari Resimery; Christiana Manuella Violynn Tuamelly; Cherlyn Seleky
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21997

Abstract

Metode: Perempuan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat. Pengetahuan dan kesadaran perempuan terhadap isu-isu kesehatan menjadi salah satu kunci dalam membentuk perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan Jemaat GPM Poka melalui lima seri edukasi kesehatan yang mencakup Deteksi Dini Kanker Payudara, Penyakit Metabolik Diet dan Aktivitas Fisik, Tumbuh Kembang Anak dan Penggunaan Gadget, Gizi Seimbang, Serta Dampak Rokok Bagi Perokok Pasif. Metode: Edukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, pembagian leaflet, serta evaluasi pre test dan post test untuk mengetahui adanya perubahan pengetahuan. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pengetahuan pada setiap seri, yaitu 61,9% pada Seri I,  69,2% pada Seri II, 46% pada Seri III, dan 74,1% pada Seri V.  Sementara itu, pada Seri IV evaluasi dilakukan hanya melalui post test, dengan 47,62% peserta berada pada kategori pengetahuan “Baik”. Kesimpulan: Secara keseluruhan, intervensi edukatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan berkelanjutan berbasis komunitas untuk memperkuat perilaku hidup sehat di lingkungan jemaat.