Bahrani Bahrani
Universitas Islam Negeri Samarinda, Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menulis dengan Nalar Kalimat Efektif sebagai Cermin Pemikiran Ilmiah Endang Sri Purwanti; Bahrani Bahrani; Wahyu Salamah
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.684

Abstract

Penulisan ilmiah yang berkualitas sangat bergantung pada kemampuan penulis dalam menyusun kalimat efektif. Peran krusial kalimat efektif sebagai cermin pemikiran ilmiah yang terstruktur dan logis. Kalimat bukan sekadar rangkaian kata, melainkan representasi konkret dari proses kognitif, analisis data, dan sintesis konsep yang dilakukan oleh seorang peneliti. Tujuan utama artikel ini adalah mengejawantahkan penggunaan kalimat efektif, pemilihan diksi yang tepat, dan kelogisan struktur kalimat dalam karya ilmiah dengan kedalaman dan kejelasan pemikiran nalar ilmiah yang mendasarinya. Metode yang digunakan kajian literatur dari contoh-contoh kalimat dalam berbagai artikel jurnal indeks dan makalah yang dibuat oleh mahasiswa. Ciri-ciri utama kalimat efektif seperti kesatuan gagasan, kehematan kata, keparalelan, kelogisan, dan kepaduan paragraf, secara langsung merefleksikan prinsip-prinsip dasar metodologi ilmiah, yaitu objektivitas, presisi, dan koherensi. Kalimat yang tidak efektif, seperti makna ambiguitas, pemborosan kata, atau struktur yang rancu, mengindikasikan ketidakjelasan konsep atau kurangnya ketelitian dalam proses berpikir ilmiah. Sebaliknya, penggunaan kalimat efektif menghasilkan ide kompleks disampaikan dengan tepat, menghindari interpretasi ganda, dan memfasilitasi komunikasi sains yang efisien. Penguasaan keterampilan menyusun kalimat efektif bukan hanya masalah linguistik, tetapi juga merupakan prasyarat fundamental dalam pembentukan dan penyajian argumen serta temuan ilmiah yang valid dan kredibel.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai Inovasi Evaluasi Pendidikan: Sebuah Tinjauan Naratif Agus Sukamto; Bahrani Bahrani; Nanik Nurvayanti
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.695

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kritis dan komprehensif peran Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai inovasi evaluasi pendidikan dalam mewujudkan asesmen yang objektif, adil, dan terstandarisasi di Indonesia. TKA merupakan kebijakan baru yang menggantikan Ujian Nasional (UN) dan berfungsi sebagai asesmen opsional berbasis komputer yang tidak menentukan kelulusan, melainkan fokus pada pengukuran capaian akademik murid untuk seleksi prestasi, penyetaraan hasil belajar lintas jalur pendidikan (formal, non formal, informal), serta pengendalian mutu pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan naratif literatur (narrative literature review), untuk menelaah literatur akademis, buku referensi, dokumen kebijakan resmi, dan laporan kajian. Kemudian data literatur diolah melalui kombinasi dua model analisis yang saling komplementer, yaitu model analisis interaktif dari Miles dan Huberman dan prosedur analisis tematik reflektif dari Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan TKA dirancang secara objektif dan terstandarisasi dengan landasan psikometris IRT dan CAT, mengukur kemampuan HOTS seperti penalaran verbal, numerik, logika, dan spasial. Inovasi TKA yang inklusif menghadapi tantangan utama seperti kesenjangan digital di daerah terpencil, keterbatasan SDM, dan risiko high-stakes test. Solusi mitigasi mencakup pilot CAT-IRT, pelatihan guru via MoOC, dan dukungan infrastruktur afirmatif. Inovasi TKA diharapkan dapat merevolusi evaluasi pendidikan nasional menuju sistem yang adaptif, berbasis data, inklusif, dan berkeadilan.