Sri Sartika Sari Dewi
Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidimpuan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA BAYI DI PUSKESMAS SIDANGKAL KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024 Ayannur Nasution; Lola Pebrianty; Sri Sartika Sari Dewi
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Juni 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i2.17

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara Eksklusif memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan motorik bayi. Dalam enam bulan pertama kehidupan, bayi yang mengonsumsi ASI Eksklusif menunjukkan perkembangan yang baik, bahkan setelah usia enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan motorik halus pada bayi berusia lebih dari enam bulan di Puskesmas Sidangkal Kota Padangsidimpuan tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode cross-sectional study. Populasi penelitian ini mencakup semua ibu yang memiliki bayi dan mengunjungi Puskesmas Sidangkal pada bulan Januari 2025, dengan total sampel sebanyak 40 orang melalui metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu 22 orang (55%), memberikan ASI Eksklusif kepada bayi. Mayoritas sebanyak 26 orang (65%), menunjukkan perkembangan motorik halus yang sesuai untuk usia bayi >6 bulan. Analisis menggunakan uji Chi-square menghasilkan nilai (p=0,015), yang menunjukkan adanya hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan motorik halus pada bayi. Kesimpulan penelitian ada hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan motorik halus pada bayi. Disarankan bagi ibu yang memiliki bayi usia 6-8 bulan untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif tanpa menambahkan makanan lain hingga bayi mencapai usia enam bulan. Dengan demikian, proses pertumbuhan dan perkembangan bayi dapat berjalan dengan lebih baik.
PENGARUH SELF HYPNOSIS TERHADAP PENGURANGAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III Siti Daniati; Sri Sartika Sari Dewi; Nurul Hidayah Nasution; Nur Aliyah Rangkuti; Khoirunnisah Butar; Leli Khairani
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.86

Abstract

Kecemasan Pada trimester ketiga kehamilan, muncul sejumlah ketakutan, selama masa kehamilan. Trimester ketiga kehamilan disebut masa menunggu dengan penuh kewaspadaan. Hypnosis untuk kehamilan dan persalinan disebut Hypnostery yang menciptakan rasa nyaman, relaksasi dan keamanan selama kehamilan dan persalinan, efek relaksasi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik ibu hamil trimester III, mengidentifikasi kecemasan ibu hamil trimester III ibu hamil trimester sebelum dan sesudah melakukan self hypnosis dan untuk mengetahui pengaruh self hypnosis dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III di Blok Songo Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain eksperimen melalui pendekatan Quasi Eksperiment metode one group pre test dan post test . Populasi dan sampel sebanyak 30 orang ibu hamil dengan Teknik Total Sampling metode. Data dikumpulkan melalui lembar observasi check list dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian adalah ada pengaruh Self Hypnosis terhadap kecemasan ibu Hamil Trimester III di Praktek Bidan Siti Rosintan Rambe Blok Songo Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu SelatanTahun 2023 dengan p value = 0.01 < 0.05. Disarankan kepada bidan agar memberikan pelatihan self hypnosis kepada setiap ibu hamil yang berkunjung.
HUBUNGAN KEBIASAAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS TELUK SENTOSA Mely Nasution; Sri Sartika Sari Dewi; Nurul Hidayah Nasution; Nurlaila Nurlaila; Ayannur Nasution
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Maret 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i1.87

Abstract

Kekurangan gizi dapat terjadi akibat kemiskinan, akan tetapi memperbaiki gizi pada masa awal kehidupan manusia sebenarnya dapat membangun fondasi yang kuat dalam membantu meningkatkan individu, keluarga dan bangsa keluar dari kemiskinan. Kebiasaan keluarga adalah salah satu faktor tidak langsung yang berhubungan dengan status gizi anak termasuk stunting. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan kebiasaan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Sentosa Kabupaten Labuhan BatuTahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga yang memiliki balita 12-59 bulan. Sampel penelitian sebanyak 97 balita. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan kebisaan keluarga (p=0,000), kebiasaan pemberian makan (p = 0,002), kebiasaan pengasuh (p=0,006) dan kebiasaan mendapatkan pelayanan Kesehatan (p=0,023) dengan kejadian stunting (p<0,05). Disarankan kepada setiap ibu agar selalu memperhatikan kebiasaan yang dapat mempengaruhi kejadian stunting pada anak.