Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TINGGI BADAN IBU DAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI UPT PUSKESMAS GE’TENGAN KABUPATEN TANA TORAJA Melina Yokbeth Romena; Akmal Novrian Syahruddin; Sukirno Kasau
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.48

Abstract

Pendidikan: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dari standar usianya, yang diukur berdasarkan z-score panjang atau tinggi badan menurut umur (TB/U) di bawah -2 SD sesuai standar WHO. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, tinggi badan ibu, dan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita di UPT Puskesmas Ge’Tengan Kabupaten Tana Toraja.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan tinggi badan ibu dan Pola Asuh dengan kejadian stunting pada balita di Upt Tengan Kabupaten Tana Toraja Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel sebanyak 82 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan pola asuh, serta microtoise untuk mengukur tinggi badan ibu dan balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,028) dan pola asuh (p = 0,032) dengan kejadian stunting pada balita. Responden dengan pengetahuan kurang baik dan pola asuh kurang baik cenderung memiliki balita yang mengalami stunting. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan antara tinggi badan ibu dengan kejadian stunting (p = 0,300).
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SARAPAN PAGI DENGAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 4 KABUPATEN HALMAHERA BARAT Maria Cisilia Salestina Sakliressy; Sukirno Kasau; Akmal Novrian Syahruddin
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.49

Abstract

Secara geografis dan sosial, anak-anak di daerah seperti Halmahera Barat menghadapi tantangan tersendiri dalam hal akses terhadap makanan bergizi. Sebagian besar keluarga memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah, yang turut mempengaruhi pola konsumsi keluarga, termasuk kebiasaan sarapan anak. Dalam konteks ini, perhatian terhadap gizi remaja menjadi hal yang mendesak, karena dampak kurang gizi atau kebiasaan makan yang tidak baik pada usia sekolah akan mempengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas mereka di masa depan.  Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan status gizi dan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Halmahera Barat. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik, menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII dan IX di SMP Negeri 4 Halmahera Barat, sebanyak 120 siswa. Sampel sebanyak 55 sampel, dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas yaitu status gizi diukur menggunakan IMT/U, sarapan pagi diukur menggunakan food recall 24 jam, variabel terikat yaitu konsentrasi belajar diukur menggunakan DSST. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan status gizi (nilai ρ = 0,000) dan sarapan pagi (nilai ρ = 0,000) berhubungan dengan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Halmahera Barat. Simpulan: Kesimpulan yaitu ada hubungan status gizi dan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Halmahera Barat. Saran yaitu pihak sekolah perlu meningkatkan kerja sama dengan pihak kesehatan dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya sarapan bergizi dan status gizi yang baik, serta memberikan edukasi tentang dampaknya terhadap konsentrasi belajar dan prestasi.
Efektivitas Media Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Siswi Sma Negeri 1 Kabupaten Halmahera Tengah: The Effectiveness of Leaflets in Improving Knowledge and Attitudes Regarding Reproductive Health Among Female Students at SMA Negeri 1, Central Halmahera Regency Sukri Hi Samsudin; Muh. Ilyas Nur; Sukirno Kasau
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1613

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja memerlukan pendidikan kesehatan yang mudah diakses dan sesuai karakteristik usia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi pada siswi SMA Negeri 1 Halmahera Tengah. Penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest dan dilaksanakan pada Juni-Juli 2026. Seluruh siswi kelas X sebanyak 90 orang dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta dengan Wilcoxon Signed Rank Test karena data berpasangan tidak berdistribusi normal. Sebelum intervensi, 77 siswi (85,6%) memiliki pengetahuan baik dan 13 (14,4%) memiliki pengetahuan kurang; sesudah intervensi, pengetahuan baik meningkat menjadi 87 siswi (96,7%) dan pengetahuan kurang menurun menjadi 3 (3,3%). Sikap positif meningkat dari 82 siswi (91,1%) menjadi 88 siswi (97,8%). Uji Wilcoxon pada pengetahuan menunjukkan 56 positive ranks, 5 negative ranks, dan 29 ties dengan p<0,001. Pada sikap terdapat 22 positive ranks, 1 negative rank, dan 67 ties dengan p<0,001. Terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan menggunakan leaflet. Leaflet dapat digunakan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi di sekolah dan sebaiknya dipadukan dengan diskusi interaktif serta penguatan berkala.
Analisis Perencanaan, Pengadaan, Dan Pendistribusian Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai: Analysis of the Planning, Procurement, and Distribution of Health Human Resources at the Sinjai Regency Health Office Andi Rasmah; Muh. Ilyas Nur; Sukirno Kasau
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) menentukan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menyediakan layanan yang bermutu dan merata. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan, pengadaan, dan pendistribusian SDMK, mengidentifikasi kendala pelaksanaannya, serta mengkaji upaya perbaikan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif. Sebanyak 13 informan dipilih secara purposif, terdiri atas dua informan kunci, enam informan utama, dan lima informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, pengodean, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan temuan diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDMK telah dilakukan setiap tahun secara berjenjang dari fasilitas pelayanan kesehatan ke Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan Analisis Beban Kerja dan dokumen Rencana Kebutuhan. Namun, realisasi pengadaan melalui ASN, PPPK, dan penugasan khusus belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan karena keterbatasan formasi, kemampuan fiskal, dan ketergantungan pada kebijakan pemerintah. Pendistribusian telah mempertimbangkan kebutuhan pelayanan, kompetensi, beban kerja, dan kondisi geografis, tetapi pemerataan belum tercapai; beberapa fasilitas masih kekurangan profesi tertentu dan menerapkan tugas rangkap. Upaya yang dilakukan meliputi pembaruan data, koordinasi lintas sektor, redistribusi, optimalisasi tenaga yang tersedia, serta pelatihan. Temuan ini bermanfaat sebagai dasar penguatan kebijakan ketenagaan kesehatan daerah. Disimpulkan bahwa pengelolaan SDMK telah berjalan sesuai tahapan, tetapi efektivitasnya memerlukan integrasi perencanaan berbasis data dengan dukungan formasi, anggaran, dan kebijakan distribusi yang lebih responsif terhadap kebutuhan wilayah.
Hybrid Intelligent System Berbasis Decision Tree, Fuzzy Logic, dan PSO untuk UMKM Sukirno Kasau; Syamsul Bhahri Iskandar H; Nur Islamuddin
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2026): Mei (2026)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v10i1.14385

Abstract

Penelitian ini membandingkan model baseline Decision Tree dengan Hybrid Intelligent System (HIS) yang mengintegrasikan Decision Tree, Fuzzy Inference System (FIS), dan Particle Swarm Optimization (PSO) untuk prediksi numerik berbasis dataset simulasi UMKM. Dataset dibagi menjadi 70% data training dan 30% data testing. Decision Tree digunakan untuk mempelajari hubungan fitur UMKM, yaitu omset, biaya, jumlah pegawai, dan lama usaha, dengan target numerik. Pada HIS, aturan awal diperoleh dari struktur Decision Tree, kemudian dimodelkan dalam FIS dan dioptimasi menggunakan PSO. Hasil pengujian menunjukkan bahwa HIS menurunkan MAE sebesar 18,81% dan RMSE sebesar 29,30%, serta meningkatkan R² dari -0,47 menjadi 0,27. Temuan ini menunjukkan bahwa HIS lebih adaptif dalam menangani variasi dan ketidakpastian data UMKM sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data.