Dewi Alhaa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail: Tafsir As-Shawi dan Refleksi Hierarki Psikologi Maslow Dewi Alhaa
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 9, No 2 (2025): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v9i2.932

Abstract

Kisah Israiliiyat memang menarik untuk selalu dibahas dalam kitab Hasyiyatu As-Shawi Kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan untuk menyembelih Nabi Ismail pada QS. Assaffat ayat 100-107 mengisahkan kisah nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih anaknya yaitu nabi Ismail kemudian kisah ini dapat dianalisis menggunakan hierarki kebutuhan Maslow, yang terdiri dari lima tingkatan: kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Dalam kisah ini, kebutuhan fisiologis Nabi Ismail dipenuhi melalui mukjizat mata air Zamzam, sementara kebutuhan keamanan diuji melalui perintah penyembelihan. Aspek sosial terlihat dalam hubungan erat antara ayah dan anak yang dilandasi keimanan, sedangkan penghargaan tercermin dalam penghormatan umat Islam terhadap ketakwaan mereka. Puncaknya, aktualisasi diri Nabi Ibrahim tercapai melalui kepasrahan total kepada Allah, yang menjadi tujuan tertinggi manusia dalam Islam. Analisis ini menunjukkan bahwa keimanan kepada Allah melampaui hierarki kebutuhan manusia dan membawa kepada ketenangan serta penghargaan sejati.