Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teori-teori pendidikan dalam pembelajaran Sosiologi di sekolah. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana teori-teori pendidikan diintegrasikan dalam pembelajaran dan serta perbaikan yang dapat dilakukan dalam pembelajaran Sosiologi. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Pasangkayu dengan jumlah sampel 6 orang, yang terdiri dari 1 orang guru Sosiologi dan 5 orang siswa kelas XII jurusan IPS. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru Sosiologi, pembagian angket kepada siswa, serta analisis dokumen berupa RPP dan dokumentasi proyek sosial. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles & Huberman yang meliputi tiga langkah utama: reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori-teori pendidikan seperti konstruktivisme, behaviorisme, humanisme, dan teori sosial belajar dalam pembelajaran Sosiologi sudah mengarah ke pendekatan yang adaptif dan kontekstual meskiupun belum sepenuhnya optimal. Ini ditunjukkan dengan masih adanya pemahaman teori pendidikan yang masih bersifat koseptual dan diajarkan dengan model ceramah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan praktik pembelajaran Sosiologi yang lebih adaptif, relevan, dan bermakna bagi siswa, khususnya penerapan teori-teori pendidikan dalam pembelajaran. Penelitian ini juga menggarisbawahi perlunya peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teori-teori pendidikan ke dalam praktik pembelajaran Sosiologi.