Indra Wijaya
Universitas Indonesia Timur, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW MELALUI MOTIVASI BELAJAR, MINAT BELAJAR, DAN FLOW AKADEMIK Fauzil Adzim; Indra Wijaya; Muhaiminah Akib
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian yang membahas hubungan antara self-efficacy dan prestasi belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengingat adanya perbedaan temuan empiris pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis empat artikel jurnal nasional yang relevan dengan topik penelitian. Artikel-artikel yang dikaji berasal dari jenjang pendidikan menengah dan menggunakan pendekatan kuantitatif, sehingga memungkinkan dilakukan perbandingan temuan secara sistematis serta mengisi celah penelitian terkait variasi kekuatan pengaruh self-efficacy dalam konteks pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan adanya hubungan positif antara self-efficacy dan prestasi belajar PAI. Siswa yang memiliki self-efficacy tinggi cenderung lebih percaya diri, lebih tekun dalam belajar, dan lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran, sehingga mendukung pencapaian prestasi belajar yang lebih baik. Namun, satu penelitian menunjukkan bahwa pengaruh self-efficacy terhadap prestasi belajar relatif kecil pada konteks sekolah dengan sistem pembelajaran yang sudah terstruktur dan capaian nilai siswa yang homogen. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa self-efficacy merupakan faktor penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, meskipun perannya sangat dipengaruhi oleh konteks pembelajaran dan karakteristik peserta didik.
SELF EFFICACY, REGULASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: ANALISIS LITERATUR SISTEMATIS Widya Putri; Samratul Fuadah Alwi; Nur Fadli Aditiya; Khaerul Akhyar Herman; Indra Wijaya
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 4 (2025): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/rsw57113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Self-efficacy, sebagaimana dijelaskan dalam teori kognitif sosial Bandura, merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas belajar. Berbagai penelitian tahun 2020–2025 menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi, regulasi diri, serta kemampuan siswa menghadapi tantangan akademik, khususnya dalam pembelajaran PAI yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui proses SLR, penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy berkontribusi positif terhadap pemahaman materi PAI, pengamalan nilai Islam, serta pelaksanaan praktik ibadah. Guru PAI berperan sebagai fasilitator dan model dalam membangun self-efficacy melalui pengalaman keberhasilan, motivasi verbal, dan keteladanan. Dengan demikian, self-efficacy menjadi faktor psikologis penting yang perlu diperkuat untuk meningkatkan prestasi belajar PAI secara komprehensif.
REWARD DAN PUNISHMENT DALAM PERSPEKTIF PENDEKATAN BEHAVIORISTIK DAN HUMANISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Nur Inayah; Nur Reski; Jumarni Jumarni; Heri Heri; Tegar Edy; Fauzil Adzim; Indra Wijaya
Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM) Vol. 2 No. 4 (2025): Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/xvqypj16

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian religius peserta didik melalui menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Namun, praktik pembelajaran PAI di sekolah masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga pembentukan kedisiplinan dan karakter religius belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis penerapan reward dan punishment dalam pembelajaran PAI ditinjau dari pendekatan behavioristik dan humanistik sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan dan kepribadian religius siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap empat artikel jurnal nasional yang relevan dengan fokus kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan behavioristik efektif dalam membentuk perilaku disiplin melalui mekanisme penguatan dan pembiasaan, sementara pendekatan humanistik berperan dalam menumbuhkan kesadaran diri, motivasi intrinsik, dan pemaknaan nilai religius siswa. Integrasi kedua pendekatan tersebut menghasilkan pembelajaran PAI yang lebih seimbang antara pembentukan perilaku lahiriah dan penguatan kesadaran batiniah, sehingga mendukung terbentuknya kepribadian religius peserta didik secara lebih holistik. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru PAI dalam merancang strategi pembelajaran yang integratif, humanis, dan kontekstual sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam.