Indari Indari
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, ITSK RS.Dr. Soepraoen Kesdam V/Brw

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara tingkat stres dengan mekanisme koping pada remaja yang menjalani hubungan pacaran Ade Sita Ranjani; Alfunnafi Fahrul Rizzal; Indari Indari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i1.2173

Abstract

Background: Adolescence is a developmental stage vulnerable to stress, particularly in the context of dating relationships, which can lead to emotional distress. How adolescents cope with stress is greatly influenced by the coping strategies they use, both those focused on problem-solving and those focused on emotional management. Purpose: To determine the relationship between stress levels and coping mechanisms in adolescents in dating relationships. Method: This quantitative descriptive correlative study used a cross-sectional design with a non-experimental approach. The study was conducted at schools in Pasuruan Regency, namely at State Vocational High School 1 Gempol and Ma'arif Pandaan High School, from November 24-30, 2025. Data analysis was conducted through univariate and bivariate analysis, with the bivariate analysis using the Spearman's rank correlation test. Results: Most respondents experienced moderate stress and tended to use problem-solving-focused coping mechanisms. Statistical tests showed no significant relationship between stress levels and coping mechanisms (p = 0.660). Conclusion: Stress levels in adolescents in dating relationships were not significantly related to their coping strategies. These findings suggest that adolescents' coping patterns may be influenced by factors other than stress levels, such as social support and emotion regulation skills. Suggestion: Further research can examine the role of mental health education, interpersonal communication patterns, and emotional regulation skills as supporting factors in the formation of coping mechanisms, thereby providing a more in-depth picture of the dynamics of stress and coping mechanisms in adolescents in dating relationships.   Keywords: Adolescents; Coping Mechanisms; Dating; Stress Levels.   Pendahuluan: Masa remaja adalah tahapan perkembangan yang rentan terhadap stres, terutama dalam konteks hubungan pacaran yang dapat menimbulkan tekanan emosional. Cara yang dilakukan remaja untuk mengatasi stres sangat dipengaruhi oleh strategi koping yang digunakan, baik yang berfokus pada pemecahan masalah maupun pengelolaan emosi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan mekanisme koping pada remaja yang menjalani hubungan pacaran. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan bersifat non-eksperimental. Penelitian dilaksanakan di sekolah yang ada di Kabupaten Pasuruan, yaitu di SMKN 1 Gempol dan SMA Ma’arif Pandaan, pelaksanaan dimulai dari tanggal 24-30 November 2025. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat, dengan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s rank. Hasil: Sebagian besar responden mengalami stres sedang dan cenderung menggunakan mekanisme problem-focused coping. Berdasarkan hasil uji statistik, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan mekanisme koping (p = 0.660). Simpulan: Tingkat stres pada remaja yang menjalani hubungan pacaran tidak berhubungan secara signifikan dengan strategi koping yang digunakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola koping yang dimiliki remaja kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain di luar tingkat stres, seperti dukungan sosial dan kemampuan regulasi emosi. Saran: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran edukasi kesehatan mental, pola komunikasi interpersonal, dan kemampuan regulasi emosi sebagai faktor pendukung dalam pembentukan mekanisme koping, sehingga memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai dinamika stres dan mekanisme koping pada remaja yang menjalani hubungan pacaran.   Kata Kunci: Mekanisme Koping; Pacaran; Remaja; Tingkat Stres.