Ratna Roesardhyati
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) Rumah Sakit dr. Soepraoen Kesdam V/Brw

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi intensitas nyeri dengan kualitas hidup pada petani yang mengalami keluhan low back pain Tri Wulandari; Ratna Roesardhyati; Ardhiles Wijaya Kusuma
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i1.2283

Abstract

Background: Low Back Pain (LBP) is a musculoskeletal complaint frequently experienced by farmers due to heavy physical work activities, unergonomic work postures, and long work durations. Persistent pain can impact quality of life, encompassing physical, psychological, social, and environmental aspects. Purpose: To analyze the relationship between pain intensity and quality of life in farmers experiencing Low Back Pain. Method: A quantitative study using a cross-sectional approach was conducted in December 2025 in Putat Lor Village, Malang. The sampling technique employed simple random sampling, with a sample size of 40 respondents. The independent variable in this study was the intensity of nyelr, while the dependent variable was quality of life. Data analysis was performed using univariate analysis in the form of frequency distributions and bivariate analysis using the Spearman Rank test. Results: The results of the study showed a significant relationship between pain intensity and quality of life in farmers experiencing Low Back Pain complaints, as evidenced by a p value of <0.001. The r value = -0.638, indicating a strong and inverse relationship, meaning that the higher the pain intensity, the lower the farmer's quality of life. Conclusion: Pain intensity is significantly associated with quality of life in farmers experiencing Low Back Pain. Comprehensive pain prevention and management efforts need to be improveld to support improvelmelnts in farmelrs' quality of lifel.   Keywords: Farmers; Low Back Pain; Pain Intensity; Quality Of Life.   Pendahuluan: Low back pain (LBP) melrupakan kelluhan muskuloskelleltal yang selring dialami olelh peltani akibat aktivitas kelrja fisik yang belrat, postur kelrja tidak elrgonomis, selrta durasi kelrja yang panjang. Kelluhan nyelri yang belrlangsung selcara telrus-melnelrus dapat belrdampak pada pelnurunan kualitas hidup, melncakup aspelk fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Tujuan: Untuk melnganalisis hubungan antara intelnsitas nyelri delngan kualitas hidup pada peltani yang melngalami kelluhan low back pain. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan bulan Desember 2025 di Desa Putat Lor, Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah intelnsitas nyelri, sedangkan variabel dependent adalah kualitas hidup. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Telrdapat hubungan yang signifikan antara intelnsitas nyelri delngan kualitas hidup pada peltani yang melngalami keluhan low back pain, dibuktikan dengan p-value <0.001. Nilai r = -0.638, menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan berlawanan arah, berarti semakin tinggi intensitas nyeri, maka semakin rendah kualitas hidup petani. Simpulan: Intelnsitas nyelri belrhubungan selcara signifikan delngan kualitas hidup peltani yang melngalami low back pain. Upaya pelncelgahan dan pelnatalaksanaan nyelri selcara komprelhelnsif pelrlu ditingkatkan untuk melndukung pelrbaikan kualitas hidup peltani.   Kata Kunci: Intensitas Nyeri; Kualitas Hidup; Low Back Pain; Petani.