Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Akuntansi Syariah pada Pembiayaan Murabahah: Tantangan dan Peluang Ismi Azis
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntansi syariah pada pembiayaan murabahah serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan analisis dokumen. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku referensi, serta standar akuntansi syariah, khususnya PSAK 102 tentang Akuntansi Murabahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akuntansi syariah pada pembiayaan murabahah secara umum telah mengacu pada standar yang berlaku, namun masih terdapat kendala dalam praktiknya, seperti keterbatasan pemahaman sumber daya manusia, perbedaan interpretasi standar, serta belum optimalnya sistem informasi akuntansi. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital, dukungan regulasi, dan peningkatan kompetensi SDM menjadi peluang dalam memperkuat implementasi akuntansi syariah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pelatihan teknis, penguatan sistem digital, serta optimalisasi pengawasan syariah untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan
Peran BAZNAS Dalam Pemberdayaan Ekonomi Melalui Program Zmart Reguler Ismi Azis
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan zakat dalam aspek pemberdayaan ekonomi, diperlukan program penyaluran zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. BAZNAS berperan aktif dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui penyaluran dana zakat yang mendukung kemandirian melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya program Zmart. Penelitian ini difokuskan pada implementasi program Zmart reguler di Provinsi Bengkulu dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori peran pekerja sosial dari Jim Ife dan indikator hasil pemberdayaan menurut Sumodiningrat. Tujuan utamanya adalah menganalisis peran serta dampak program Zmart dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat di Bengkulu. Hasilnya menunjukkan bahwa BAZNAS telah menjalankan peran pemberdayaannya secara optimal, terbukti dari pemberian modal usaha, pelatihan, hingga pendampingan kelompok yang efektif bagi para pelaku usaha kecil penerima bantuan
Peran Pemberian Reward dalam meningkatkan Motivasi Mahasiswa STIESNU Bengkulu untuk mengikuti Lomba Ismi Azis
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi mahasiswa dalam perlombaan merupakan salah satu bentuk aktualisasi diri dan pengembangan soft skill yang sangat penting dalam dunia pendidikan tinggi. Namun, tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan tersebut masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemberian reward dalam meningkatkan motivasi mahasiswa untuk mengikuti lomba. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward, baik bersifat material maupun non-material, secara signifikan berperan dalam meningkatkan motivasi mahasiswa mengikuti lomba. Reward memberikan dorongan ekstrinsik yang mampu memunculkan semangat, rasa percaya diri, dan keinginan untuk berprestasi. Penelitian ini merekomendasikan agar institusi pendidikan tinggi merancang sistem penghargaan yang adil dan berkelanjutan guna mendorong partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kompetitif.