Nur Khadijah Shabrina Putri Suryodiningrat
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Sistematis: Kompetensi Profesional Guru terhadap Efektivitas Pembelajaran dan Kinerja dalam Kurikulum Merdeka Nur Khadijah Shabrina Putri Suryodiningrat; Sabrina Nabilah; Suci Artika Putri Utami; Sefti Ayu Rahmadani; Mila Aristia Dewari; Sri Lestari Handayani
Hayati : Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Education for every people
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/hayati.v2i1.741

Abstract

This systematic review examines the influence of teachers' professional competence on learning effectiveness and performance in the implementation of Merdeka Curriculum. The research uses the Systematic Literature Review (SLR) method with descriptive qualitative approach, analyzing 42 scientific articles published between 2020-2025 from Google Scholar, Garuda Portal, DOAJ, and Scopus databases, selected through systematic screening from an initial pool of 87 articles following PRISMA guidelines. The inclusion criteria include national and international journals discussing professional competence, learning effectiveness, teacher performance, and Merdeka Curriculum. Data analysis was performed through content analysis and thematic synthesis. The results show that teachers' professional competence significantly affects learning effectiveness and teacher performance in Merdeka Curriculum implementation. Professional competence encompasses mastery of subject matter, teaching skills, use of technology, assessment abilities, and continuous professional development. Teachers with high professional competence demonstrate better performance in designing differentiated learning, implementing project-based learning, and developing innovative teaching materials. This study concludes that strengthening teachers' professional competence through structured training programs, mentoring, and professional learning communities is essential to optimize Merdeka Curriculum implementation and improve the quality of national education.
Metodologi Ilmu dalam Perspektif Islam dan Integrasinya dengan Disiplin Ilmu Modern Nur Khadijah Shabrina Putri Suryodiningrat
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Islam Facing Modern Challenges?
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i1.296

Abstract

Artikel ini membahas metodologi ilmu dalam perspektif Islam serta integrasinya dengan disiplin ilmu modern. Metodologi ilmu memiliki peran penting dalam menentukan cara memperoleh, mengembangkan, dan memvalidasi pengetahuan. Dalam perspektif Islam, sumber pengetahuan tidak hanya berasal dari rasio dan pengalaman empiris, tetapi juga dari wahyu sebagai landasan utama, sehingga menghasilkan pendekatan keilmuan yang bersifat holistik dan integratif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah dan buku yang relevan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memahami konsep metodologi ilmu dalam Islam, epistemologi keilmuan, serta tantangan dan implementasi integrasi ilmu dalam konteks modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa metodologi ilmu dalam Islam memiliki karakteristik yang dinamis, dengan menggabungkan pendekatan bayani, burhani, dan irfani. Integrasi antara metodologi ilmu Islam dan ilmu modern menjadi penting untuk menjawab berbagai tantangan global, seperti krisis moral, perkembangan teknologi, dan kompleksitas permasalahan sosial. Implementasi integrasi ini dapat diterapkan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan kehidupan sosial, sehingga menghasilkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya rasional dan sistematis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual dan etika. Dengan demikian, integrasi metodologi ilmu dalam perspektif Islam dan ilmu modern diharapkan mampu menciptakan sistem keilmuan yang lebih seimbang, relevan, dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan manusia.