This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrium
Tini Sudartini
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi, Kampus Mugarsari, Kec. Tamansari Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respon pertumbuhan in vitro tunas kayu gaharu (Aquilaria malaccensis) terhadap media yang diperkaya dengan hidrolisat kasein dan air kelapa Tini Sudartini; Visi Tinta Manik; Anita Dwy Fitria; Adam Saepudin
Agrium Vol. 23 No. 1: March 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v23i1.25409

Abstract

Gaharu (Aquilaria malaccensis) merupakan salah satu tanaman hutan yang dapat menghasilkan resin beraroma khas pada batangnya, menjadikannya tanaman bernilai ekonomi tinggi. Nilai ekonomi yang tinggi tersebut menyebabkan perburuan gaharu meningkat. Hingga saat ini, gaharu diambil langsung dari hutan alam sehingga populasi gaharu di Indonesia hampir punah. Perlu adanya peningkatan budidaya tanaman gaharu untuk mengatasi kelangkaan terutama dalam proses penyediaan bibit tanaman gaharu. Salah satu solusinya adalah melalui pengembangan teknik kultur jaringan. Tantangan dalam kultur jaringan gaharu adalah laju multiplikasi tunas yang rendah yang dapat disebabkan oleh media yang belum tepat. Perlu adanya optimasi media kultur, salah satunya dengan penambahan bahan alami seperti hidrolisat kasein (sumber asam amino dan nitrogen organik) dan air kelapa (mengandung hormon alami seperti sitokinin dan auksin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan hidrolisat kasein dan air kelapa terhadap multiplikasi tunas gaharu secara in vitro. Metode yang digunakan adalah eksperimental rancangan acak lengkap  nonfaktorial dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter pengamatan meliputi jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, waktu muncul tunas, persentase kontaminasi, browning, dan regenerasi eksplan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi. Penelitian ini menyimpulkan  bahwa kombinasi hidrolisat kasein konsentrasi 100 ml L⁻¹  dan air kelapa konsentrasi 50 ml L⁻¹ menghasilkan jumlah tunas  dan persen regenerasi tertinggi.