This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrium
Sri Nabila Riskikah
Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Langsa, Aceh 24416, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian penggunaan dua varietas dan beberapa jenis mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Sri Nabila Riskikah; Ainul Mardiyah; Risky Ridha
Agrium Vol. 23 No. 1: March 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v23i1.26464

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) merupakan tanaman serelia yang memiliki daya adaptasi luas dan toleran terhadap kekeringan, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan, pakan, dan bahan baku industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan dua varietas dan beberapa jenis mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum. Penelitian dilaksanakan pada 8 September–22 Desember 2024 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudera menggunakan Rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor, yaitu varietas sorgum (Bioguma 3 Agritan dan Numbu) serta jenis mulsa organik (tanpa mulsa, jerami padi, daun tebu, serbuk gergaji, dan alang-alang). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, umur panen, bobot basah dan kering malai, panjang malai, bobot biji per malai, serta bobot 1000 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap umur berbunga, umur panen, bobot kering malai, dan bobot biji per malai, serta berpengaruh nyata terhadap bobot basah malai. Varietas Numbu memberikan hasil terbaik. Perlakuan mulsa organik dan interaksi kedua faktor tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian, varietas Numbu direkomendasikan dalam budidaya sorgum, sedangkan penggunaan mulsa organik perlu dikaji lebih lanjut dengan variasi jenis, ketebalan, dan musim tanam.