Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Servant leadership dalam Meningkatkan Kinerja Tim Proyek melalui Budaya Kolaboratif dan Berbagi Pengetahuan Amirudin Rakhmat; Ayi Muhyidin
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja tim proyek menjadi faktor krusial bagi organisasi yang bergantung pada keberhasilan eksekusi proyek, terutama ketika tantangan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran servant leadership dalam meningkatkan kinerja tim proyek melalui mekanisme berbagi pengetahuan dan budaya kolaboratif. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode survei terhadap 116 karyawan PT Surveyor Indonesia. Instrumen penelitian diadaptasi dari berbagai studi terdahulu dan diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 3.0, mencakup evaluasi model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership berpengaruh signifikan terhadap berbagi pengetahuan dan budaya kolaboratif, namun tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja tim proyek. Sebaliknya, berbagi pengetahuan dan budaya kolaboratif terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tim. Selain itu, kedua variabel tersebut berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara servant leadership dan kinerja tim proyek, sehingga gaya kepemimpinan melayani berdampak pada kinerja terutama melalui perbaikan dinamika sosial dan proses kerja tim. Temuan ini menegaskan pentingnya memperkuat praktik kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, serta mendorong organisasi untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berbasis pengetahuan guna meningkatkan keberhasilan proyek. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan manajemen proyek modern, khususnya pada sektor jasa teknis dan konsultansi.
Pengaruh Kesetaraan Gender dalam Praktik Manajemen SDM terhadap Kinerja Karyawan RS Permata Pamulang: Peran Mediasi Kepuasan Kerja Ayi Muhyidin; Ayi Muhyidin
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesetaraan gender dalam praktik manajemen sumber daya manusia (MSDM) terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Rumah Sakit Permata Pamulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan rumah sakit. Jumlah responden sebanyak 116 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SMART-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesetaraan gender dalam praktik MSDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, serta secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Analisis mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi secara parsial hubungan antara kesetaraan gender dalam praktik MSDM dan kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip kesetaraan gender dalam rekrutmen, pelatihan, kompensasi, promosi, dan pengembangan karier tidak hanya meningkatkan kepuasan kerja, tetapi juga berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya organisasi, khususnya rumah sakit, untuk memperkuat kebijakan kesetaraan gender dalam seluruh aspek manajemen SDM guna menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan produktif.