Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Promosi dan Citra Merek terhadap Kepuasan Konsumen dengan Keputusan Pembelian sebagai Variabel Intervening (Studi pada PT Rasa Jiwa Indonesia) Asri Nabila Jahro; Denies Susanto
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menelaah dinamika perilaku konsumen dalam konteks industri pangan olahan dengan menitikberatkan pada proses evaluasi sebelum dan sesudah transaksi. Fokus kajian ditempatkan pada bagaimana rangsangan pemasaran serta persepsi terhadap identitas produk berkontribusi dalam membentuk penilaian akhir konsumen, baik secara langsung maupun melalui tahapan pengambilan keputusan. Pendekatan ini dipilih guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai mekanisme psikologis dan rasional yang mendasari kepuasan setelah pembelian. Objek kajian difokuskan pada PT Rasa Jiwa Indonesia dengan rentang waktu pengamatan selama periode 2022 hingga 2024. Unit analisis dalam penelitian ini adalah konsumen yang telah melakukan pembelian produk roti bermerek Baker Old. Penentuan responden dilakukan dengan mempertimbangkan keterlibatan aktual konsumen terhadap produk yang diteliti, sehingga data yang diperoleh mencerminkan pengalaman nyata dalam proses konsumsi. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 100 orang, yang dinilai memadai untuk menggambarkan kecenderungan perilaku pelanggan secara empiris. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan confirmatory analysis SEM dengan alat uji SPSS Amos 23, melalui pengujian Uji Validitas dan Reliabilitas, Goodness of Fit, Regression Weight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara tidak langsung, keputusan pembelian terbukti memediasi pengaruh promosi dan citra merek terhadap kepuasan. Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan bahwa perusahaan harus mengintegrasikan strategi periklanan yang masif dengan penguatan identitas merek yang unik untuk mendorong keputusan pembelian spontan, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas dan kepuasan jangka panjang. Fokus pada konsistensi kualitas layanan di seluruh outlet diperlukan untuk meminimalisir fluktuasi kepuasan pelanggan.
Marketing strategy formulation using the business model canvas at gerai multiekspres Denies Susanto; Tiara Asti Meida
International Journal of Applied Finance and Business Studies Vol. 14 No. 1 (2026): June: Applied Finance and Business Studies
Publisher : Trigin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijafibs.v14i1.517

Abstract

This study formulates a marketing strategy for Gerai Multiekspres using the Business Model Canvas (BMC) as a diagnostic and strategy-formulation framework. The case is important because the outlet offers a multi-operator courier concept but experienced weakening shipment performance, indicating that service variety alone does not create sustainable differentiation. A qualitative descriptive case-study design was applied, supported by descriptive summaries of internal shipment records, customer-profile mapping, customer-need indicators, observation notes, and BMC documents. The analysis followed the Miles and Huberman model through data reduction, coding into BMC and service-quality categories, data display, triangulation across documents and observations, and conclusion drawing. The findings show that UMKM/online sellers are the priority segment because they generate repeated shipment potential and require operational convenience, tariff clarity, courier matching, pickup support, and digital information. The existing business model remains dominated by a one-stop multi-courier value proposition, broad customer segmentation, transactional relationships, and limited digital acquisition. The proposed model repositions Gerai Multiekspres as a shipment specialist supported by local ASPERINDO partnerships, consultative shipment advisory, omnichannel communication, merchant membership, proactive tracking, and measurable service indicators. The study contributes by showing how BMC can be used not only to describe business elements, but also to connect partner capability, customer-value diagnosis, service-quality improvement, and loyalty-oriented logistics strategy.