Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis sejauh mana transformasi digital serta budaya organisasi memengaruhi kinerja karyawan pada UMKM. Transformasi digital dalam konteks ini dimaknai sebagai proses pengintegrasian teknologi digital ke dalam kegiatan operasional organisasi yang berdampak pada peningkatan efisiensi, transparansi, serta kualitas pengambilan keputusan. Sementara itu, budaya organisasi merujuk pada seperangkat nilai, norma, dan praktik kerja yang membentuk pola perilaku karyawan dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan karyawan UMKM sebagai responden. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Di sisi lain, budaya organisasi juga terbukti berpengaruh positif dengan kontribusi yang lebih besar dibandingkan transformasi digital. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan proses digitalisasi pada UMKM tidak semata-mata ditentukan oleh penerapan teknologi, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan. Oleh karena itu, integrasi antara aspek teknis dan aspek sosial organisasi menjadi faktor strategis dalam meningkatkan produktivitas serta daya saing UMKM di era digital.