Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Gaya Bahasa Dalam Puisi “Diponegoro” Karya Cahiril Anwar Neysa Fausta; Resa Farhah Khoirunisa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.3285

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji penggunaan gaya bahasa, baik majas maupun non-majas, dalam puisi “Diponegoro” karya Chairil Anwar. Puisi tersebut merupakan salah satukarya sastra modern Indonesia yang menonjolkan nilai perjuangan dan semangat perlawananmelalui tokoh historis Pangeran Diponegoro. Metode penelitian yang digunakan adalahkualitatif deskriptif, yakni memaparkan unsur kebahasaan dalam puisi serta menafsirkannyaberdasarkan teori gaya bahasa. Data penelitian berupa baris dan frasa bermuatan majas,diperoleh melalui pembacaan cermat, pencatatan, serta penelusuran pustaka.Hasil analisis menunjukkan bahwa Chairil Anwar menggunakan berbagai jenis majas sepertipersonifikasi, metafora, hiperbola, sinekdoke, metonimia, oksimoron, dan sarkasme untukmenegaskan nilai heroik, semangat perlawanan, serta kritik terhadap penindasan kolonial.Selain itu, unsur gaya bahasa non-majas seperti diksi bernuansa heroik, repetisi, gaya perintah(imperatif), pola klimaks, serta ritme yang kuat turut membangun suasana perjuangan yangintens dan penuh energi. Pemanfaatan berbagai gaya bahasa tersebut bukan hanyamenghasilkan keindahan estetis, tetapi juga memperkuat pesan ideologis tentang nasionalisme,pengorbanan, dan perlawanan. Dengan demikian, puisi “Diponegoro” tidak sekadar menjadikarya sastra, tetapi juga sarana retorik yang membangkitkan kembali kesadaran sejarah dansemangat perjuangan bagi bangsa.