Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024 Niat Three Febriang Harefa1; Wilbert Yapson; Fuji Astuty; Keumala Hayati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kcmc4785

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna menganalisis dampak ROA, CR, DER, DPR, serta Inflasi pada Nilai Perusahaan yang diukur menggunakan PBV di entitas sektor consumer non-cyclicals rentang 2020-2024. Kajian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari laman resmi BEI. Melalui penerapan purposive sampling, diperoleh 26 perusahaan. Hasil studi memperlihatkan bahwasannya ROA dan DER menghasilkan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara CR dan DPR berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Di sisi lain, Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel bebas tersebut memengaruhi Nilai Perusahaan.
Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Tax Avoidance Perusahaan Food And Beverage Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2022 - 2024 Harry Kristanto; Merry Rusida S; Tina Novianti Sitanggang; Nagian Toni; Darwin Lie; Keumala Hayati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9392

Abstract

Bursa Efek Indonesia menekankan pentingnya transparansi dan kepatuhan pajak dari setiap perusahaan yang terdaftar. Di tengah tekanan efisiensi operasional, sebagian perusahaan pada sektor makanan dan minuman berupaya mengelola beban pajaknya melalui strategi penghindaran pajak (tax avoidance). Namun demikian, tidak semua perusahaan terindikasi menerapkan praktik ini, karena banyak di antaranya tetap menjaga kepatuhan perpajakan guna mempertahankan reputasi dan kepercayaan dari para investor. Perusahaan dengan skala kecil, kondisi keuangan yang kurang menguntungkan, atau tingkat likuiditas rendah umumnya tidak terdorong atau tidak memiliki kapasitas untuk melakukan penghindaran pajak. Penelitian ini mengambil populasi dari seluruh perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022 hingga 2024, berjumlah 50 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu metode yang didasarkan pada kriteria-kriteria tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, profitabilitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap praktik tax avoidance. Artinya, semakin tinggi tingkat keuntungan perusahaan, semakin besar kecenderungan perusahaan tersebut untuk menghindari pajak. Sebaliknya, ukuran perusahaan berpengaruh negatif secara signifikan terhadap tax avoidance, yang berarti perusahaan dengan skala besar cenderung lebih taat pajak dan menghindari praktik penghindaran pajak. Variabel likuiditas tidak menunjukkan pengaruh signifikan, yang menandakan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek tidak secara langsung memengaruhi keputusan untuk melakukan penghindaran pajak. Sementara itu, pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh positif yang signifikan, mengindikasikan bahwa peningkatan penjualan dapat mendorong perusahaan untuk mencari cara dalam mengurangi beban pajak. Secara simultan, keempat variabel profitabilitas, ukuran perusahaan, likuiditas, dan pertumbuhan penjualan terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tax avoidance, yang menegaskan bahwa kombinasi faktor-faktor ini berperan penting dalam strategi pengelolaan pajak perusahaan.
Audit Quality, Delay, SIZE, and ROA’s Impact on PBV in IDX FnB Dame Rosa Sianipar; Maybelline Tania; Fuji Astuty; Keumala Hayati
Economics and Business Solutions Journal Vol. 9 No. 2 (2025): Economics and Business Solutions Journal
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ebsj.v9i2.12774

Abstract

This study investigates the influence of Audit Quality, Audit Delay, Firm Size (SIZE), and Return on Assets (ROA) on firm value, proxied by Price to Book Value (PBV), in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019–2024 period. The research focuses on 25 companies, with data obtained from their published financial statements. The analytical method applied is multiple linear regression, supported by hypothesis testing through the F-test and t-test. Prior to the regression analysis, classical assumption tests were conducted to ensure the reliability and validity of the model. The empirical results reveal that Audit Quality, Firm Size, and ROA do not have a statistically significant effect on PBV. However, Audit Delay is found to exert a significant negative influence, suggesting that longer delays in audit completion reduce firm value as perceived by investors. When tested simultaneously, the four independent variables fail to show a significant predictive power in explaining PBV variations. This finding is further confirmed by the Adjusted R Square value of 0.037, indicating that only 3.7% of the variation in firm value can be explained by the studied variables, while the remaining 96.3% is likely influenced by other factors outside the scope of this model. Overall, the study concludes that among the examined determinants, only Audit Delay significantly affects firm value in IDX-listed food and beverage companies, while Audit Quality, Firm Size, and ROA do not exhibit notable contributions. The limited explanatory power of the model highlights the need for future research to incorporate additional financial and non-financial factors that may better capture the dynamics of firm value.