Alfa Mitri Suhara
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEDAGOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA KREATIF PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Alfa Mitri Suhara; Vismaia S. Damayanti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/0c61j838

Abstract

ABSTRAK: Keterampilan membaca pada pendidikan abad 21 tidak terbatas hanya pada pemahaman literal namun menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, imajinatif, dan kreatif dalam menafsirkan serta merespons teks. Pendekatan pedagogi digital sebagai inovasi pembelajaran yang mengintergrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, memungkinkan peserta didik untuk mengeksplorasi media digital dalam mengekspresikan pemahamannya terhadap teks bacaan secara kreatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pedagogi digital dalam pembelajaran membaca kreatif pada peserta didik Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek guru dan peserta didik pada SMAN 2 Padalarang dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi, angket, dan wawancara. Adapun hasil penelitian yang diperoleh menunjukan penggunaan media digital seperti video, platform kolaboratif (canva, google classroom), dan aplikasi kreatif lainnya mampu memberikan motivasi, meningkatkan keaktifan siswa dalam membaca serta memberikan ruang yang cukup fleksibel bagi guru dalam melakukan proses pembelajaran membaca kreatif. Dengan demikian, pedagogi digital berperan dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan adaptif terhadap pembelajaran membaca kreatif peserta didik di SMA. Selain itu, pedagogi digital dapat menjadi inovasi pembejaran khususnya dalam kegiatan literasi di sekolah menengah atas. KATA KUNCI: pedagogi digital;  membaca kreatif; bahasa indonesia. THE ROLE OF DIGITAL PEDAGOGY IN CREATIVE READING LEARNING FOR HIGH SCHOOL STUDENTS   ABSTRACT: Reading skills in 21st-century education are no longer confined to literal comprehension but require learners to think critically, imaginatively, and creatively in interpreting and responding to texts. The digital pedagogy approach, as an instructional innovation that integrates technology into the learning process, enables students to explore digital media as a means of creatively expressing their understanding of reading materials. Therefore, this study aims to describe the role of digital pedagogy in creative reading instruction for senior high school students. This research employs a qualitative descriptive method, with teachers and students from SMAN 2 Padalarang as the subjects. The data were collected through observation sheets, questionnaires, and interviews. The findings indicate that the use of digital media such as videos, collaborative platforms (Canva, Google Classroom), and other creative applications can enhance students’ motivation and engagement in reading activities while also providing teachers with flexible space for facilitating creative reading instruction. In conclusion, digital pedagogy plays a significant role in fostering interactive, contextual, and adaptive learning environments for the development of students’ creative reading skills in senior high schools. Moreover, digital pedagogy presents a promising innovation, particularly in enhancing literacy practices at the secondary education level.  KEYWORDS: digital pedagogiy; creative reading; indonesian language. Diterima: 12 September 2025 Direvisi: 2 Oktober 2025 Disetujui: 2 Oktober 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Suhara, A. M., Damayanti, V. S., Mulyati, Y., & Sastromiharjo, A. (2025). Peran pedagogi digital dalam pembelajaran membaca kreatif pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 540-553.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  
Profil Pembelajaran Membaca di Sekolah Menengah Atas sebagai Landasan Pengembangan Model Pembelajaran Kreatif melalui Pedagogi Digital Alfa Mitri Suhara; Vismaia S. Damayanti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8492

Abstract

This study aims to examine the profile of reading instruction in senior high schools as a basis for the development of a creative learning model grounded in digital pedagogy. A qualitative descriptive research design was employed, involving teachers and students from SMAN 1 Padalarang, SMAN 2 Padalarang, and SMAN 1 Ngamprah as research participants. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and questionnaire distribution. The data analysis procedure followed the stages of data collection, data reduction, data display, conclusion drawing, triangulation, and synthesis of final findings. Findings from classroom observations indicate that reading instruction has not yet systematically integrated creativity-oriented practices and digital-based learning components. Interview data reveal that although teachers attempt to implement various instructional models, approaches, strategies, and media aligned with learning objectives, reading instruction remains predominantly focused on literal and inferential text comprehension. Consequently, learning activities designed to foster students’ creative engagement, linguistic competence, and literary appreciation are still constrained within conventional textual reading practices. Furthermore, questionnaire results demonstrate that students’ abilities in language analysis and literary appreciation through reading instruction have not developed optimally, either in depth or in accordance with learners’ needs for creative expression and meaning-making. Overall, the findings suggest that reading instruction at the senior high school level necessitates the development of an innovative, digitally mediated learning model that emphasizes creativity enhancement, provides expanded learning spaces, and fosters student motivation in a more optimal and sustainable manner. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pembelajaran membaca di SMA sebagai landasan dalam pengembangan model pembelajaran kreatif melalui pedagogi digital. Adapun metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru dan siswa SMAN 1 Padalarang, SMAN 2 Padalarang, dan SMAN 1 Ngamprah. Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi, wawancara, dan lembar angket dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, peyajian data, menarik kesimpulan, triangulasi, dan temuan akhir. Hasil penelitian berdasarkan lembar observasi diketahui pelaksanaan pembelajaran membaca belum sepenuhnya mengintergrasikan kretivitas dan digital. Hasil wawancara mengemukakan pembelajaran membaca yang dilaksanakan di SMA berupaya menggunakan berbagai model, pendekatan, strategi, dan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran namun, pembelajaran masih dominan pada pemahaman isi teks, secara menyeluruh mengarahkan pada kegiatan kreatif dan potensi kemampuan berbahasa serta bersastra siswa masih terbatas pada kegiatan membaca tekstual. Kemudian hasil sebaran angket menunjukan bahwa kemampuan menganalisis bahasa dan mengapresiasi sastra melalui pembelajaran membaca yang dilaksanakan belum berkembang secara optimal, mendalam, dan memenuhi kebutuhan siswa dalam berkreasi dan berekspresi. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membaca di sekolah menengah atas sehingga membutuhkan model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital untuk penguatan dan mendorong kreativitas, memberikan ruang lebih banyak, dan memotivasi siswa secara optimal.