Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA TEKS CERITA ANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, AND REVIEW (SQ3R) Arja
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2015)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/kt4wc674

Abstract

Upaya meningkatkan pemahaman siswa pada teks cerita anak di kelas VII A SMPN 2 Garawangi merupakan salah satu tindakan yang telah penulis lakasanakan. Hal tersebut berdasarkan pada masalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa dalam membaca pemahaman teks cerita anak karena itu tujuan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pembelajaran SQ3R dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memahami teks cerita anak di kelas VII A SMPN 2 Garawangi. Metode yang penulis gunakan dalam peneltian ini adalah SQ3R, dimana nilai hasil belajar siswa di rata-ratakan, dan dibuat prosentase ketuntasan berdasarkan KKM yang telah ditetapkan.Selanjutnya hasil tersebut dibandingkan dengan indikator keberhasilan. Hasil pembahasan data-data menunjukkan adanya peningkatan kemampuan memahami teks cerita anak.Hak ini terlihat pada hasil belajar yang dari prasiklus yaitu tingkat ketuntasan belajar siswa hanya 26% dengan rata-rata nilai 58.Pada siklus kesatu ada peningkatan yang signifikan dimana tingkat ketuntasan sebesar 64% rata-rata nilai 72.Pada siklus ketiga terlihat adanya peningkatan lalgi dengan tingkat ketuntasan 85% rata-rata nilai 79. Hal ini dapat dikategorikan berhasil karena melebihi criteria ketuntasan yaitu 75% dari jumlah siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran SQ3R dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam meningkatkan pemahaman pada tekse cerita anak di kelas VII A SMPN 2 Garawangi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBAWAKAN ACARA DI KELAS VIII A SMP NEGERI 2 GARAWANGI Arja
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2015)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/d28m5344

Abstract

Proses Pembelajaran berbicara secara realita sangat memprihatinkan karena masih banyak siswa yang pemalu, tidak berani tampil dan tidak percaya diri, padahal dilihar secara sepintas siswa tersebut mampu berbicara dengan suara nyaring namun bila disuruh maju untuk tampil mereka tidak berani, dari satu kelas yang berjumlah 30 orang yang memberanikan diri untuk tampil membawakan acara hanya 25 % atau 8 orang. Berdasarkan pernyataan diatas, maka penulis berusaha dan berpikir mencari solusi pemecahannya untuk mengatasi masalah tersebut. Penulis melakukan penelitian yang dilakukan di kelas VIII A dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Demonstrasi Untuk meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Membawakan Acara di Kelas VIII A SMP Negeri 2 Garawangi” Tahun Pelajara2013/2014. Dari data yang berupa angket diperoleh gambaran, bahwa pada umumnya siswa senang dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia yang bervariasi, sehingga mereka tidak lagi malu dan berani tampil didepan umum untuk membawakan acara. Sesuai dengan tujuan yang dirumuskan, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa berbicara dalam membawakan acara dan ternyata setelah dilakukan penelitian dapat dilihat dari data yang akurat terbukti dari perkembangan siklus pertama, siklus kedua dan siklus ketiga meningkat dari 25 %, 60 % sampai 100 %. Hasil akhir dari penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa, Penerapan Model Pembelajaran Demonstrasi dalam pembelajaran membawakan acara sangat tepat untuk meningkatkan keterampilan berbicara.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENEMUKAN HAL-HAL MENARIK DARI DONGENG YANG DIPERDENGARKAN MELALUI KERJASAMA KELOMPOK Arja
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2015)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/h2xtn934

Abstract

Sebuah penelitian dilakukan untuk mencapai tujuan, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas yang berjudul Peningkatan Kemampuan Siswa Dalam Menemukan Hal-Hal Menarik Dari Dongeng Yang Diperdengarkan Melalui Kerjasama Kelompok agar memberikan manfaat bagi peneliti, siswa, dan sekolah. Prosedur penelitian tindakan kelas terhadap pembelajaran mendengarkan dongeng telah peneliti lakukan sampai 2 (dua) siklus. Pada siklus pertama dirancang dari hasil refleksi kegiatan pembelajaran sehari-hari. Sementara itu pada fase siklus ke dua dirancang dari hasil refleksi siklus pertama. Dengan cara demikian diharapkan pada siklus kedua seluruh siswa meningkat kemampuannya dalam mendengarkan dongeng dan menemukan hal-hal menarik melalui kerja sama kelompok. Data yang digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan mendengarkan donng melalui kerja sama kelompok adalah data dari hasil kerja sama kelompok siklus pertama dan siklus kedua. Karena data tersebut berupa angka maka teknik pengolahan data yang digunakan adalah teknik kuantitif. Hasil observasi ditemukan beberapa peningkatan keterampilan siswa sebagai berikut: Telah terjadi peningkatan keterampilan berfikir kritis ketika siswa ditugasi menemukan hal-hal menarik dari dongeng yang diperdengarkan. Rata-rata keterampilan mendengarkan pada siklus kesatu adalah 57 dan siklus kedua adalah 100.