Ana Purwitasari
Freiburg University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM KARANGAN SISWA SEKO-LAH DASAR KELAS III DI MAJALENGKA Ana Purwitasari
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/brsepm37

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesalahan penggunaan bahasa dalam menulis karangan sederhana tentang keluarga yang ditugaskan pada siswa sekolah dasar. Adapun sampel penelitian mencakup siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri Sidamukti II di Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Sekolah Dasar Negeri Sidamukti II dipilih karena lokasi sekolah terletak di kecamatan yang berbatasan dengan kecamatan di Kabupaten Sumedang. Hal ini dapat mempengaruhi Bahasa Sunda sebagai bahasa ibu para siswa yang merupakan Bahasa Sunda Dialek Majalengka dan berbeda dari Bahasa Sunda Dialek Priangan yang dituturkan di Kabupaten Sumedang. Dengan demikian, keadaan ini berpengaruh pada penguasaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua para siswa. Hasil analisis disajikan berupa narasi dan tabel, sedangkan penganalisisan kesalahan didasari oleh teori Tarigan tentang kesalahan berbahasa. Berdasarkan proses analisis diperoleh hasil bahwa kesalahan yang ditemukan dalam bahasa tulis siswa Kelas III berupa kesalahan leksikal muncul dalam teks 17 siswa, kesalahan fonologis yang dilakukan oleh 18 siswa, kesalahan morfologis terdapat dalam karangan 23 siswa, dan kesalahan sintaksis ditemukan dalam narasi yang ditulis oleh 25 siswa. Jika diubah kedalam bentuk persen, maka disimpulkan bahwa kesalahan leksikal sebanyak 68%, kesalahan fonologis sejumlah 72%, kesalahan morfologis mencakup 92%, dan kesalahan sintaksis yang mencapai 100% atau meliputi keseluruhan instrumen penelitian yang diteliti. Selain itu, terdapat dua karangan yang tidak valid dikarenakan kesamaan struktur, diksi, dan penggunaan tanda baca yang mencapai 100%. Beberapa kesalahan yang dilakukan siswa dipengaruhi oleh bahasa ibu dan ketidaktahuan siswa tentang ragam bahasa baku dalam Bahasa Indonesia sebagai bahasa target dalam pengamatan ini.