This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inen Paer
Sirajul Athar
Universitas Nahdlatul Ulama NTB

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA: DAMPAKNYA PADA KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI WARGA EBUNUT KUTA Sirajul Athar
Jurnal Inen Paer Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v2i2.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) memperdalam dan lebih banyak mengetahui mengenai dampak sosial dari pembangunan KEK mandalika di Dusun Ebunut. 2) mengetahui dampak pembangunan kek mandalika terhadap ekonomi dari masyarakat di Dusun Ebunut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif, adapun sumber -sumber data yang diperoleh ini dari masyarakat Dusun Ebunut yang masih menetap di kawasan lingkar mandalika dan masyarakat Dusun Ebunut yang sudah di relokasi, sebagai memperkuat hasil penilitian ini melibatkan komunitas/organisasi grakan seperti Aliansi Gerakan Reforma Agraria Nusa Tenggara Barat, Asli Mandalika dan sebagainya. Adapun hasil penilitian ini yang menunjukkan bahwa adanya pembangunan KEK Mandalika ini sangat berpengaruh kepada masyarakat di lingkar kawasan ini, terkhusus yang ada di dalam kawasan Dusun Ebunut ini, Dusun Ebunut dulunya berada di dalam ring 1 di tengah – tengah jalur lintasan sirkuit motor gp, oleh sebab itu tidak bisa di pungkiri adanya pembangunan ini melahirkan dampak sosial dan juga ekonomi bagi masyarakat lingkar mandalika terkhusus yang berada di kawasan Dusun Ebunut ini. Dampak sosial seperti mengikisnya budaya gotong royong dan masyarakat yang diambang kemiskinan, dampak ekonomi yang dihasilkan berupa kuranganya penghasilan dari masyarakat dikarenakan sedikit peluang kerja modern ditengah masyarakat tidak memiliki keterampilan, masyarakat yang bergantung kepada peternakan, nelayan, dan juga pertanian kini sedikit demi sedikit memudar, walaupun masyarakat di dusun ini mencoba untuk melawan dengan cara membuka lahan untuk bertani demi kebutuhan sehari-hari.