Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Perilaku Finansial Mahasiswa Rantau (Studi Pada Mahasiswa Politekik Perkapalan Negeri Surabaya) Gabriel Evanril Sitepu; Novia Anggraini; Arjunnaja Kunaifillah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.82995

Abstract

Mahasiswa rantau dituntut untuk mengelola keuangan mereka secara mandiri guna memastikan kebutuhan sehari-hari terpenuhi selama studi. Transisi ke lingkungan baru seringkali menimbulkan tantangan finansial, terutama ketika mahasiswa harus menyesuaikan pengeluaran mereka dengan uang saku yang terbatas dan tuntutan gaya hidup yang berubah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola perilaku keuangan mahasiswa internasional, dengan fokus pada prioritas keuangan, pengendalian konsumsi, dan manajemen pengeluaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi terdiri dari mahasiswa internasional di Surabaya, dengan 32 responden dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya yang dipilih melalui purposive sampling karena keterbatasan akses institusional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang tervalidasi dan reliabel, dan dianalisis secara deskriptif menggunakan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa internasional umumnya menunjukkan perilaku keuangan yang cukup baik (rata-rata keseluruhan = 3,193). Manajemen pengeluaran menunjukkan skor tertinggi (3,47), diikuti oleh prioritas keuangan (3,34), sedangkan pengendalian konsumsi relatif lebih lemah (2,77). Meskipun sebagian besar mahasiswa mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan dan cenderung membandingkan harga sebelum membeli, inkonsistensi tetap ada dalam kebiasaan menabung, pencatatan pengeluaran, dan stabilitas keuangan akhir bulan. Pengaruh sosial dari teman sebaya dan tekanan konsumtif juga berkontribusi pada pengeluaran tambahan, meskipun mahasiswa memiliki pengendalian diri yang relatif baik. Selain itu, minat terhadap pekerjaan paruh waktu masih rendah, sehingga menyebabkan ketergantungan berkelanjutan pada dukungan keluarga. Temuan ini menyoroti perlunya memperkuat literasi keuangan dan disiplin perilaku untuk mendukung kemandirian finansial yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa rantau.
Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Video Animasi Singkat terhadap Tingkat Pemahaman Sistem IPAL melalui Representasi Ekspresi Visual Mohammad Fadilah Subaibi; Novia Anggraini
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/zm937j71

Abstract

Students’ understanding of the Wastewater Treatment Plant (WWTP) system faces challenges due to limited visualization and the static nature of instructional materials. One approach to addressing this issue is the use of short animated video–based learning media. This study aims to analyze the role of short animated videos in supporting students’ understanding of the WWTP system, both in terms of verbal comprehension and visual representation. This research employed a qualitative descriptive method with two types of analysis: interview analysis and analysis of students’ visual representations. Data were collected through structured interviews with students and an analysis of WWTP system drawings created before and after instruction using short animated videos. Data analysis was conducted using coding techniques that included understanding of system operation, comprehension of process flow, acquisition of conceptual knowledge, and perceptions of media effectiveness. The results indicate that short animated videos help students understand the operational mechanisms and process flow of the WWTP system in a coherent and functional manner. In addition, students demonstrated increased conceptual knowledge, as reflected in the completeness and accuracy of the visual representations they produced. Students’ perceptions of the short animated videos also suggest that this medium is considered effective and easy to understand in supporting learning about the WWTP system. Therefore, short animated videos have the potential to serve as an effective learning medium for enhancing understanding of complex engineering systems. Pemahaman mahasiswa terhadap sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menghadapi kendala akibat keterbatasan visualisasi dan penyajian materi yang bersifat statis. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan media pembelajaran berbasis video animasi singkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran video animasi singkat dalam membantu pemahaman mahasiswa terhadap sistem IPAL dari aspek pemahaman verbal maupun representasi visual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dua jenis analisis, yaitu analisis hasil wawancara dan analisis representasi visual mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur terhadap mahasiswa serta analisis gambar sistem IPAL yang dibuat sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan video animasi singkat. Analisis data dilakukan dengan teknik koding yang mencakup pemahaman cara kerja sistem, pemahaman alur proses, penambahan pengetahuan konseptual, dan persepsi efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi singkat membantu mahasiswa memahami cara kerja dan alur proses sistem IPAL secara runtut dan fungsional. Selain itu, mahasiswa menunjukkan penambahan pengetahuan konseptual yang tercermin dari kelengkapan dan ketepatan representasi visual yang dihasilkan. Persepsi mahasiswa terhadap video animasi singkat juga menunjukkan bahwa media ini dinilai efektif dan mudah dipahami dalam mendukung pembelajaran sistem IPAL. Video animasi singkat berpotensi menjadi media pembelajaran yang efektif untuk membantu pemahaman sistem teknik yang bersifat kompleks. 
PENDAMPINGAN REVITALISASI SUNGAI BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI WAHANA WISATA DESA DI KABUPATEN SIDOARJO Mohammad Basuki Rahmat; Arie Indartono; Sintia Megawati; Aslikha Amalia; Ayu Lestari; Hana Malihatul; Novia Anggraini; Sekarsari Wibowo; Yuning Widiarti
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v3i1.51

Abstract

Sidoarjo Regency is one of the major administrative regions in East Java that has actively pursued regional development initiatives to strengthen village-based tourism and local economic resilience. One of the strategic approaches adopted by the local government is river revitalization, which is designed not only to restore the ecological and hydrological functions of rivers, including their role as groundwater reserves, but also to enhance their potential as tourism and recreational assets. This approach reflects an integrated development strategy that combines environmental sustainability with community-based economic development. To support the implementation of these programs, the Shipbuilding Institute of Poltytechnic Surabaya (PPNS) has established a formal collaboration with the Sidoarjo Regency Government through the signing of a Memorandum of Understanding. This collaboration provides an institutional framework for PPNS to contribute to regional development through research activities, community engagement, and human resource capacity-building programs. As part of this collaboration, PPNS plays an active role in facilitating the transfer of knowledge and technical expertise to local stakeholders involved in village development initiatives. The river revitalization program has been implemented in several selected locations, including Sumorame Village and Kemantren Village, which have been identified as areas with potential for river-based tourism development. In these villages, PPNS provides academic and technical assistance to support the planning and implementation of river revitalization activities, with a particular focus on improving environmental quality, strengthening community participation, and enhancing the sustainability of tourism development. The findings of this study highlight the importance of institutional collaboration and academic involvement in ensuring the effective implementation of river revitalization as a strategy for sustainable village tourism development.