Abstract: Mathematical problem-solving competency among seventh-grade students at MTsN 9 Padang Pariaman was identified as substantially lacking, primarily due to the lack of adequate teaching media. The primary purpose of this investiation was to construct a Project Based Learning (PjBL)-oriented Student Worksheet (LKPD) adhering to the standards of validity, practicality, and effectiveness. Data were gathered through interviews, observation, validation sheets, practicality questionnaires, and written assessments. Results demonstrated that the developed LKPD achieved a high validity level with a mean score of 87.31%. In terms of practicality, educators assigned a mean score of 89%, while learners yielded 84.67%. Regarding effectiveness, the instrument attained an N-Gain coefficient of 0.66 with a percentage of 65.76%, corresponding to a moderate classification. These outcomes affirm that the PJBL-based LKPD successfully enhances students' mathematical problem-solving competencies while satisfying the established benchmarks of validity, practicality, and effectiveness. Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII MTsN 9 Padang Pariaman teridentifikasi masih rendah, yang utamanya disebabkan oleh belum tersedia media pembelajaran yang memadai. Tujuan utama penelitian ini untuk merancang dan mengembangkan LKPD berbasis Project Based Learning (PjBL) yang memenuhi standar valid, praktis, dan efektif. Instrumen penelitian terdiri dari wawancara, observasi, formulir validitas, kuesioner praktikalisasi, dan soal tes tertulis. Hasil analisis mengungkapkan LKPD berbasis PjBL memiliki tingkat validitas yang sangat baik dengan rata-rata skor 87,31%. Dari segi praktikalitas, LKPD ini dinilai sangat praktis oleh pendidik dengan rata-rata skor 89%, dan oleh peserta didik dengan rata-rata skor 84,67%. Efektivitas LKPD ini tergolong cukup baik berdasarkan skor N-Gain sebesar 0,66 (kategori sedang) dan persentase N-Gain sebesar 65,76% (kategori cukup efektif). Dengan demikian, LKPD berbasis PjBL yang dikembangkan terbukti mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik sekaligus memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.