Merrinda Putri
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Trigliserida dengan Pasien Kanker Payudara yang Telah Mendapatkan Terapi Hormonal Merrinda Putri; Widyanti Soewoto; Dyonisa Nasirochmi Pakha
Plexus Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v5i1.2072

Abstract

Pendahuluan: Terapi kanker payudara dilakukan dengan menggunakan terapi hormonal. Terapi hormonal diberikan untuk mencegah adanya interaksi estrogen. Ketika estrogen mengalami penurunan, maka akan terjadi peningkatan kadar trigliserida. Peningkatan kadar trigliserida di dalam darah atau yang disebut dengan hipertrigliseridemia dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit, salah satunya adalah penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kadar Trigliserida pada pasien kanker payudara yang telah mendapatkan terapi hormonal serta mengetahui apakah terdapat hubungan antara penggunaan terapi hormonal dengan kadar serum Trigliserida. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik. Cross sectional dapat diartikan sebagai salah satu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui antara faktor risiko (penyebab) dan dampaknya yang dilakukan dalam satu waktu (point time approach). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 186 sampel didominasi oleh pasien kanker payudara yang telah menjalani terapi hormonal > 2 tahun (52,15%), kelompok dengan kadar HDL normal (87,63%), kelompok dengan kadar LDL normal (73,66%). Tidak terdapat hubungan antara kadar HDL dengan pasien kanker payudara yang telah menjalani terapi hormonal dengan hasil signifikansi (p) = 0,523 dan tidak terdapat hubungan antara kadar LDL dengan pasien kanker payudara yang telah menjalani terapi hormonal dengan hasil signifikansi (p) = 0,865. Kesimpulan: Hasil akhir adalah tidak didapatkan adanya hubungan antara kadar serum trigliserida dengan penggunaan terapi hormonal pada pasien kanker payudara dengan nilai signifikansi (p)= 0,480.