Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Asesmen dan Evaluasi Berbasis Digital dalam Meningkatan Kompetensi Guru Madrasah di Wonosobo Milda Amalia; Muhamad Ashief Azdhari
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i3.346

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pendidik untuk memiliki kompetensi dalam menyusun evaluasi pembelajaran berbasis digital yang efektif dan relevan. Namun, masih banyak guru dan pendidik yang menghadapi keterbatasan pemahaman serta keterampilan dalam merancang asesmen digital yang sesuai dengan capaian pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menyusun evaluasi pembelajaran berbasis digital serta mengembangkan soal asesmen yang valid, reliabel, dan berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif guru dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, observasi, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep evaluasi pembelajaran digital, kemampuan menyusun soal, serta keterampilan menggunakan platform digital sebagai media asesmen. Kegiatan pengabdian ini relevan dan strategis dalam menjawab kebutuhan pendidik terhadap penguatan kompetensi evaluasi pembelajaran di era digital. Keberhasilan kegiatan ini dapat menjadi model bagi pelaksanaan pengabdian serupa di masa mendatang, khususnya dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran melalui inovasi asesmen yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada pengembangan kompetensi guru.
The The Challenges of Islamic Education in the Digital Age: Moral Crisis, Digital Literacy, and Religious Authority Milda Amalia; Ruqoyah Arifatul Hasanah
Global Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1387

Abstract

The development of the digital era has brought significant changes in Islamic educational practices. On the one hand, the digital era opens up vast opportunities for access to knowledge and learning innovation, but on the other hand it also presents a variety of serious challenges. This article aims to analyze the challenges of Islamic education in the digital era which include student moral crises, low digital literacy, and shifts in religious authority. The method used in writing this article is a literature review with a qualitative-descriptive approach through the analysis of relevant literature, such as books, journal articles, and credible digital sources. The results show that exposure to unfiltered information, instant culture, and the dominance of social media contribute to the weakening of the internalization of moral values, the low ability to think critically, and the emergence of new religious authorities that do not always have scientific legitimacy. Therefore, Islamic education is needed to revitalize the curriculum, strengthen digital literacy, and rebuild scientific authority based on Islamic values. This effort is expected to be able to make Islamic education relevant and competitive in the midst of digitalization flows.