This Author published in this journals
All Journal ALQALAM
GHAZALI, M. BAHRI
Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EPISTEMOLOGI AL-GHAZALI GHAZALI, M. BAHRI
Al Qalam Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1815.739 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v18i90-91.1469

Abstract

Sebagai Hujjatul Islam, al-Ghazali adalah tokoh yang sudah tidak diragukan lagi perannya dalam membangun tradirisi keilmuan di dunia Islam. Kecerdasannya telah membuat kagum orang banyak, bukan saja dari kalangan umat Islam bahkan juga para cendekiawan Barat. Hasil karya ilmiahnya yang begitu banyak dan meliputi berbagai disiplin ilmu adalah bukti betapa produktifnya sang jenius ini.Tulisan ini hendak mengangkat pemikiran al-Ghazali tentang filsafat ilmu dengan ketiga aspeknya: ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Secara ontologis, al­Ghazali tidak menghendaki adanya dikhotomi ilmu. Pemisahan ilmu menjadi ilmu umum dan ilmu agama sejatinya adalah tidak sejalan dengan hakikat ilmu itu sendiri. Bagi al-Ghazali, ilmu secara substansial adalah satu karena memang berasal dari Yang Satu, yaitu Allah swt.Adapun ditinjau dari aspek epistemologis, kebenaran ilmiah, menurut al­Ghazali, bisa diperoleh dengan menggunakan tiga buah instrumen, yaitu panca indra, akal dan hati. Sedangkan pada aspek aksiologis, ilmu harus dikembangkan dengan tujuan bagi kemaslahatan manusia dan alam dengan dilandaskan kepada nilai-nilai teosentris (ibadah).Kata kunci: Al-Ghazali, Epistemology, Ilmu, Filsafat, Tasawuf.