Desy Ayuningrum
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Alat Permainan Edukatif Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 4–5 Tahun Di Paud Lobi-Lobi Jakarta Dian Mariati; Desy Ayuningrum
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 6 No. 2 (2025): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/472wd043

Abstract

This study aims to investigate the impact of educational games (APE) on the cognitive development of children aged 4–5 years. The research method used was an experiment with a pre-test–post-test control group design. The research sample consisted of 20 children divided into two groups. The experimental group (10 children) used APE, while the control group (10 children) followed conventional learning. The research instrument was a cognitive development observation sheet. It covered recognizing shapes, colors, numbers, simple logical thinking, and problem-solving. The results showed a significant difference between the experimental and control groups. The average pre-test score of the experimental group was 2.40, which increased to 4.10 in the post-test. This was an average increase of 1.70 points. The control group only increased from 2.35 to 2.90, with an average increase of 0.55 points. The t-test results showed a p-value of 0.0004 (<0.05), indicating that the research hypothesis was accepted. Thus, it can be concluded that play-based educational materials (APE) have a positive and significant impact on the cognitive abilities of children aged 4–5 years. APE has been proven effective in stimulating children's cognitive development. It provides concrete, enjoyable, and developmentally appropriate experiences. The results of this study can serve as a reference for teachers, parents, and early childhood education institutions. These findings may help improve the quality of play-based learning.
Krisis Identitas Remaja dalam Era Digital: Tinjauan Psikososial dan Perspektif Al-Quran Desy Ayuningrum; Fatkur Rokhman; Iqbal Syach Riza; Yusuf Maulana; Diki Maulana
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/87e2v285

Abstract

Krisis identitas merupakan permasalahan yang kerap dialami oleh remaja, terutama di era digital saat ini yang penuh dengan perubahan sosial dan kemajuan teknologi. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji krisis identitas remaja dari perspektif psikososial serta tinjauan Al- Qur’an sebagai dasar spiritual dan moral. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, kajian ini mengidentifikasi berbagai faktor penyebab krisis identitas yang meliputi tekanan sosial media, pengaruh keluarga, kemudahan akses informasi, dan ketegangan antara budaya lokal dan global. Dampak krisis identitas terhadap psikologis dan sosial remaja juga dibahas secara mendalam. Selain itu, makalah ini menyoroti peran pendidikan agama dan nilainilai Al-Qur’an dalam pembentukan jati diri yang kokoh dan karakter yang kuat pada remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanganan krisis identitas remaja memerlukan pendekatan holistik yang menggabungkan aspek psikologis, sosial, dan spiritual untuk menghasilkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar kehidupan. Makalah ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik, orang tua, dan praktisi dalam membimbing remaja menuju perkembangan identitas yang sehat dan berlandaskan nilai keimanan.
Analisis Kenakalan Remaja di Wilayah Urban Tanjung Priok dalam Perspektif Keagamaan dan Psikologis Desy Ayuningrum; Muhammad Fikri Mubarok
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/e398d883

Abstract

Kenakalan remaja merupakan persoalan sosial yang kompleks dan terus meningkat di kawasan urban, termasuk wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kenakalan remaja dengan pendekatan integratif antara perspektif keagamaan Islam dan psikologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan teori psikologi perkembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kenakalan remaja dipengaruhi oleh lemahnya kontrol diri, pengaruh buruk lingkungan sosial, dan minimnya bimbingan spiritual serta psikososial. Dari sisi Al-Qur’an, kenakalan dipandang sebagai penyimpangan dari nilai fitrah dan ajaran tauhid, sedangkan dalam psikologi, perilaku menyimpang dipahami sebagai dampak dari kegagalan adaptasi remaja dalam memenuhi kebutuhan emosional dan sosialnya. Artikel ini menyarankan pendekatan strategis yang menggabungkan pendidikan akhlak Islami, konseling psikologis, penguatan peran keluarga, dan penciptaan ruang publik yang ramah remaja guna mencegah dan menangani kenakalan secara komprehensif.