Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Motivation–Workload Paradox in Practice-Based Distance Learning: A Mixed-Methods Study at Indonesia Open University Marisa Marisa; Murni Maulina; Muhammad Sulaiman; Susy Puspitasari; Dedy Aswan; Mohamad Adning; Johana Nurkhalifah
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v28i1.62515

Abstract

This study comprehensively explores the perceptions, experiences, and challenges faced by students in taking practical courses at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Terbuka (UT). Practical courses are frequently hampered and encounter obstacles in assignment completion. Employing a mixed-methods design with 307 participants from two study programs at Universitas Terbuka (UT), this research collected quantitative data (perceptions) and qualitative data (constraints). Descriptive quantitative results reveal a notable paradox: the majority of students reported high independent learning motivation (68% - 88%) and positive perceptions of lecturer guidance quality (82% - 97%). However, these findings contrast with the operational reality, where students overwhelmingly perceived the workload as high (above 90%). Thematic analysis of qualitative data identified three main constraints: time management due to work conflicts (33.7% in TPEN), technical constraints (internet network and learning platforms), and difficulties bridging theory and practice (47% in PBIN). It is concluded that the success of practical courses in distance learning is heavily influenced by external structural and logistical factors, such as learning environment stability and system design, which hinder the actualization of student motivation and self-regulation. Research implications recommend instructional design flexibility, workload adjustment, digital infrastructure strengthening, and the provision of multimodal materials (demonstration videos) to bridge the theory-practice gap. Theoretically, this study contributes by mapping how external structural limitations in distance education impede student self-regulation mechanisms despite high internal motivation.
Pelatihan Turnitin sebagai Alat Untuk Meningkatkan Integritas Akademik dan Keterampilan Menulis Guru MGMP Bahasa Indonesia Rahma Dewi Hartati; Refisa Ananda; Murni Maulina; Syafruddin Syafruddin; Arini Noor Izzati
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.9327

Abstract

Rendahnya pemahaman guru terhadap integritas akademik dan keterampilan penggunaan aplikasi Turnitin menjadi salah satu faktor penyebab tingginya potensi plagiarisme dalam penulisan ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan integritas akademik dan keterampilan menulis guru MGMP Bahasa Indonesia melalui pelatihan penggunaan Turnitin. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis demonstrasi dan praktik langsung, meliputi penyampaian materi etika akademik, teknik sitasi dan parafrasa, serta pendampingan penggunaan Turnitin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang plagiarisme dan integritas akademik, serta peningkatan keterampilan teknis dalam mengoperasikan Turnitin, membaca laporan kesamaan, dan merevisi naskah secara tepat. Dampaknya, kualitas karya tulis ilmiah guru mengalami perbaikan pada aspek orisinalitas, sistematika, dan ketepatan referensi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan Turnitin efektif sebagai strategi penguatan budaya akademik dan peningkatan profesionalisme guru.