Berbagi macam literatur pendidikan menunjukkan bahwa penggunaan visual dalam proses pembelajaran menghasilkan tingkat belajar yang lebih optimal. Visual memiliki peran penting dalam membangun proses kognitif seseorang. Visual membuat pembelajar lebih mudah memahami konsep dan meningkatkan ingatan serta pemanggilan informasi. Premis dasar dari penelitian ini adalah konsep literasi visual, yang didefinisikan sebagai kemampuan untuk menafsirkan gambar sekaligus menghasilkan gambar untuk mengkomunikasikan ide dan konsep. Makalah ini memberikan pengantar tentang penggunaan literasi visual dan kajian mengenai pembutan instruksi yang menggabungkan berbagai komponen visual. Visual sebagai modalitas yang mendominasi sumber belajar perlu diperdalam lebih lanjut tentang bagaimana penggunaannya dalam proses pembelajaran. Pembuatan instruksional visual, dapat memudahkan pembelajar untuk mengidentifikasi, menseleksi, mengorganisasikan, atau membuat integrasi, kesimpulan atas sesuatu yang dipelajari. Tujuan kajian literatur ini adalah untuk merangsang minat dalam menggunakan perangkat visual dalam proses pembelajaran pengajaran dan pengembangan kemampuan literasi visual pembelajar. Seseorang perlu menggunakan keterampilan berpikir kritis, eksplorasi dan refleksi. Salah satu strategi untuk melatih keterampilan berpikir tersebut adalah mengaktifkan proses kognitif dari visual yang digunakan. Diperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang visual, bagaimana penggunaan visual dapat membantu proses perkembangan kemampuan berpikir dalam pembelajaran.Kata Kunci: berpikir, literasi, pembelajaran, visual.