Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HARGA POKOK PRODUK BERDASARKAN JOB ORDER COSTING PADA UMKM HIJAB 2F MUSLIMAH Melandri Muchamad Hadi Renata; Panca Aprilia Rizky; Umi Nadifa Maulida; Erika Damayanti; Chabibahtus Sa’diyah; Nur Fauziah Aliyatul Himmah; Dian Fahriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.6788

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah penelitian deskriptif yang menerapkan pendekatan studi kasus pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Hijab 2F Muslimah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana UMKM menghitung harga pokok produksi (HPP) serta menganalisis hasil dari perhitungan tersebut jika menggunakan metode Job Order Costing. Selama ini, UMKM 2F Muslimah menggunakan metode yang sederhana dalam menentukan HPP, dengan hanya mencatat biaya langsung yang terlihat seperti bahan baku dan gaji pegawai, sementara biaya lain seperti overhead sering kali terabaikan atau tidak dialokasikan dengan benar. Hal ini mengakibatkan HPP yang diperoleh menjadi kurang tepat dan dapat memengaruhi penetapan harga jual. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan perhitungan ulang HPP dengan menerapkan metode Job Order Costing, di mana biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik dikelompokkan dengan lebih rinci. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan HPP antara metode yang diterapkan oleh UMKM dan metode Job Order Costing, di mana metode JOC menghasilkan HPP yang lebih akurat karena mencakup seluruh biaya produksi secara komprehensif. Penemuan ini menyoroti pentingnya perbaikan dalam sistem pencatatan biaya di UMKM agar penetapan harga jual menjadi lebih tepat dan mendukung keberlangsungan usaha.
Assistance in Obtaining a Business Identification Number (NIB) for Gayam Chips MSMEs to Support Business Sustainability Mochamad Usman Sufi; Melandri Muchamad Hadi Renata; Nuria Alfina; Angela Nayya Azzahra; Nafia Ilhama
Jurnal Abdimas Cendekiawan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Cendekiawan Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56134/jaci.v3i1.117

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still face challenges regarding business legality, particularly in understanding digital licensing procedures. This situation is also experienced by gayam chips entrepreneurs who have potential local products but do not yet have a formal business identity. This community service activity aims to assist MSMEs in obtaining a Business Identification Number (NIB) through the Online Single Submission (OSS) system. The program was implemented using a participatory approach, involving 12 participants: business owners, members of production families, and production support staff. Assistance was provided through technical guidance, hands-on practice, and reflective discussions related to production and marketing strategies. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the importance of business legality, and that most participants completed the NIB registration process. Furthermore, this activity also revealed the potential of gayam chips as a traditional food product with unique value and a simple marketing strategy that remains effective despite limited seasonal raw materials. Business legal assistance has proven to be the first step in strengthening MSMEs' capacity and encouraging the sustainability of businesses based on local potential.