Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah membuka peluang baru dalam penyampaian kampanye sosial secara digital, termasuk isu pemberdayaan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif dalam kampanye #RUBIEmpoweringWomen pada akun TikTok Rubi Community terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan audiens kampanye. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan, dengan persamaan regresi Y = 14,794 + 0,649X. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (1,984), sehingga hipotesis diterima. Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 137,959 > F tabel 3,94 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti model regresi signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,585 menunjukkan bahwa komunikasi persuasif memberikan kontribusi sebesar 58,5% terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan. Dengan demikian, kampanye #RUBIEmpoweringWomen di TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman audiens melalui pendekatan komunikasi persuasif. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana kampanye digital dalam menyampaikan pesan-pesan sosial, khususnya terkait pemberdayaan perempuan