Mochammad Khoirull Muttaqin
Universitas Terbuka, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dimensi Religiositas Remaja di Majelis Ta’lim wal Maulid Ar-Ridwan Malang: Analisis Berdasarkan Teori Huber dan Huber Nur Rohmatun; Mochammad Khoirull Muttaqin
DAYAH: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): DAYAH: Journal of Islamic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jie.v8i1.34201

Abstract

Religiosity is an important aspect of adolescent life because it shapes perspectives, experiences, and everyday behavior. Amid the social challenges faced by adolescents, participation in non-formal religious activities such as majelis ta’lim has become an important phenomenon to examine. This study aims to describe the dimensions of adolescent religiosity at Majelis Ta’lim wal Maulid Ar-Ridwan Malang based on Huber and Huber’s theory. The study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings show that adolescents’ involvement in the majelis is associated with the presence of five dimensions of religiosity: intelektual through religious knowledge acquisition, ideologi through stronger belief and spiritual closeness to Allah, public practice through participation in collective worship, private practice through the habituation of personal devotional acts, and religious experience through perceived blessings, inner peace, and divine help in everyday life. These findings indicate that majelis ta’lim functions as a non-formal religious learning space that contributes to strengthening adolescent religiosity. Abstrak Religiositas merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja karena memengaruhi cara pandang, pengalaman, dan perilaku sehari-hari. Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi remaja, keterlibatan dalam kegiatan keagamaan nonformal seperti majelis ta’lim menjadi fenomena yang penting dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dimensi-dimensi religiositas remaja di Majelis Ta’lim wal Maulid Ar-Ridwan Malang berdasarkan teori Huber dan Huber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam kegiatan majelis berkaitan dengan munculnya lima dimensi religiositas, yaitu intelektual melalui penguasaan pengetahuan agama, ideologi melalui penguatan keyakinan dan kedekatan spiritual, public practice melalui partisipasi dalam kegiatan ibadah bersama, private practice melalui pembiasaan ibadah personal, dan religious experience melalui pengalaman keberkahan, ketenangan, dan pertolongan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa majelis ta’lim berperan sebagai ruang pendidikan keagamaan nonformal yang berkontribusi pada penguatan religiositas remaja.