Dina Nuril Hayati
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pencegahan Stunting melalui Edukasi dan Praktik Pembuatan MP-ASI Berbasis Pangan Lokal Anzar Alfat Firdaus; Muhamad Nurudin Abdullah; Mohammad Ghofur Rofiq Amanu; Finky Yolanda Mafu; Navisa Martha Ardanasari; Ramzy Atsil Rosidi; Pingki Anjelika; Nanda Avita; Johannis Noch Suatan; Zelika Oktarani; Dina Nuril Hayati
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3355

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mencegah stunting di Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, melalui peningkatan literasi gizi dan keterampilan pengolahan makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis bahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman pada periode 10 Juli hingga 13 Agustus 2025. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, distribusi leaflet edukatif, praktik langsung pembuatan MP-ASI, serta evaluasi pengetahuan masyarakat melalui pre-test dan post-test. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta pengukuran kuantitatif melalui tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan didukung statistik sederhana untuk menilai dampak kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menyiapkan MP-ASI bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Analisis kandungan gizi pada menu MP-ASI menunjukkan bahwa kombinasi ikan lele, sayuran, dan sumber karbohidrat lokal mampu memenuhi kebutuhan gizi harian anak sesuai rekomendasi WHO. Program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menekankan aspek keberlanjutan melalui pelibatan kader posyandu serta dukungan pemerintah desa, sehingga berpotensi untuk direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa.