Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi pengaruh Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Leverage terhadap Financial Distress pada perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini merupakan perusahaan pertambangan yang berjumlah 83 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah yang sesuai dengan kriteria berjumlah 38 perusahaan. Data olahan dari 38 perusahaan dalam kurun waktu 2 tahun menghasilkan sebanyak 76 data. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta menggunakan uji-t dan uji-f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji-t likuiditas berpengaruh signifikan negatif secara parsial terhadap financial distress pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2023. Berdasarkan uji-t profitabilitas berpengaruh signifikan negatif secara parsial terhadap financial distress pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2023. Berdasarkan uji-t laverage berpengaruh signifikan positif secara parsial terhadap financial distress pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Burda Efek Indonesia periode 2022-2023. Berdasarkan uji-f likuiditas, profitabilitas dan laverage berpengaruh signifikan secara similtan terhadap financial distress pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2023. Pada analisis koefisien determinasi (R2) likuiditas, profitabilitas dan laverage berkontribusi sangat kuat dalam menjelaskan variabel finansial distress yaitu sebesar 100%.