This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dunia Kesmas
Endah Rachmawati
Universitas Malahayati Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Kolesterol, Kebiasaan Merokok, Jenis Kelamin, Dan Pekerjaan Dengan Kejadian Hipertensi Pasien Di RSPBA Endah Rachmawati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.18013

Abstract

Hipertensi merupakan sillent killer yang akan muncul sekaligus memburuk secara tiba-tiba tanpa gejala yang jelas. Data dari Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2022 mengatakan bahwa jumlah estimasi penderita hipertensi usia lebih dari 15 tahun berjumlah 2.175.791 penderita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kadar kolesterol, kebiasaan merokok, jenis kelamin dan pekerjaan dengan kejadian hipertensi.  Jenis penelitian ini kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Februari 2024 di RS. Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Populasi pasien rawat jalan poli penyakit dalam periode Januari-Desember 2023 sebanyak 16.083 pasien dengan sampel sebanyak 376 pasien menggunakan metode metode probability sampling dan teknik yang digunakan systematic random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu univariat, bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Ada hubungan antara kebiasaan merokok (p-value=0.010), jenis kelamin (p-value=0.004), kadar kolesterol (p-value=0,000) dan pekerjaan (p-value=0.001). Variabel kebiasaan merokok menjadi faktor paling dominan terhadap kejadian hipertensi diperoleh nilai p-value=0.000 dan memiliki OR = 2,699. Masyarakat dengan kebiaasan merokok diharapkan untuk bulatkan tekat atau meyakinkan diri untuk berhenti merokok, berhenti merokok total dengan bertahap dan mengurangi jumlah rokok yang dihisap setiap harinya, berolahraga rutin dan teratur seperti jogging atau yoga, mendapat dukungan keluarga dan kerabat sebagai pengingat diri, dan konsultasi dokter untuk terapi merokok.