p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LEBAH
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konservasi Toga Untuk Mewujudkan Tindakan Preventif Diabetes Melitus Pada Masyarakat Di Barus Utara Kecamatan Barus Utara Kab. Tapanuli Tengah Dedi Mizwar Tarihoran
Lebah Vol. 17 No. 1 (2023): September: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v17i1.48

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk makanan selingan sehat berupa puding lidah buaya (Aloe vera) dengan penambahan susu kedelai hitam (Glycine max) sebagai alternatif bagi penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe II. Penyakit DM tipe II merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah, sehingga diperlukan makanan yang rendah gula, tinggi serat, dan memiliki indeks glikemik rendah. Lidah buaya dikenal memiliki senyawa bioaktif seperti polisakarida dan antidioksidan yang berpotensi membantu mengatur kadar gula darah. Susu kedelai hitam kaya akan protein nabati, isoflavon, dan serat, sehingga dapat menunjang pengendalian glukosa darah dan meningkatkan nilai gizi puding. Metode penelitian ini meliputi tahap formulasi puding dengan berbagai konsentrasi susu kedelai hitam, pengujian organoleptik (rasa, aroma, tekstur, dan warna) menggunakan skala hedonik, serta analisis kandungan nutrisi (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan kadar gula. Produk puding yang dihasilkan diuji untuk menilai tingkat penerimaan konsumen dan kesesuaian gizi bagi penderita DM tipe II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan susu kedelai hitam pada puding lidah buaya memberikan peningkatan cita rasa, aroma, dan tekstur, serta menghasilkan puding dengan kadar gula lebih rendah dan serat lebih tinggi dibandingkan puding konvensional. Tingkat penerimaan konsumen terhadap formulasi terbaik mencapai skor tinggi pada pengujian organoleptik, sehingga layak untuk dikonsumsi sebagai makanan selingan sehat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa puding lidah buaya dengan susu kedelai hitam dapat menjadi alternatif makanan selingan yang sehat, rendah gula, dan tinggi serat untuk penderita DM tipe II. Produk ini diharapkan dapat membantu penderita DM dalam menjaga kadar gula darah, meningkatkan kepatuhan diet, serta menyediakan variasi makanan yang menyenangkan dan bernutrisi.
Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular Di Pondok Batu Rt 02/ Rw 03, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah Siti Ratna Harefa; Leony Siregar; Dedi Mizwar Tarihoran; Jenni Susi Sihite
Lebah Vol. 18 No. 1 (2024): September: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i1.250

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian di dunia. PTM dapat diketahui dengan melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol darah, gula darah dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pemeriksaan faktor risiko penyakit tidak menular meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, kadar glukosa dalam darah, dan kadar asam urat. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, tanggal 25 September 2025. Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Pondok Batu  RT 02/ RW 03, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 24 warga. Berdasarkan pemeriksaan PTM didapatkan hasil 41,67% warga mengalami hipertensi, 20,83% warga hiperkolesterolemia, 8,33% mengalami hiperglikemi, dan 8,33% mengalami hiperurisemia