Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana tinggi, khususnya di wilayah pesisir. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa keperawatan. Namun, kemampuan praktis mahasiswa dalam menghadapi bencana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan Field Aid terhadap tingkat kesiapsiagaan mahasiswa keperawatan yang meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan.Metode penelitian menggunakan desain pretest-posttest untuk membandingkan kesiapsiagaan sebelum dan sesudah pelatihan. Pelatihan Field Aid berbasis simulasi lapangan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan praktis dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan mahasiswa setelah mengikuti pelatihan. Dengan demikian, pelatihan Field Aid efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa keperawatan dalam penanggulangan bencana.Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kurikulum keperawatan berbasis kesiapsiagaan bencana