Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Pustaka Tentang Nama-Nama Dan Defenisi Alquran Serta Perbedaannya Dengan Hadis Agustin; Anisa Maulidya
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3177

Abstract

Alquran adalah kitab suci umat Islam yang merupakan wahyu dari Allah ﷻ yang disampaikan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mukjizat sehingga tidak ada yang dapat menandinginya bahkan membuat yang semisalnya dan bukti nyata akan kenabian Nabi Muhammad ﷺ, diturunkan melalui malaikat Jibril yang diriwayatkan dengan jalan mutawatir sehingga menjamin keaslian dan penjagaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang Alquran, mencakup definisi, berbagai nama, sifat-sifatnya, serta perbedaannya dengan hadis. Adapun hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Alquran memiliki definisi yang dibahas dari dua perspektif, yaitu etimologi dan terminologi, dengan merujuk pada pandangan para ulama. Selain itu, juga  dapat disimpulkan bahwa Alquran memiliki berbagai nama yang menggambarkan kemuliaannya, baik yang menunjukkan dzat dari Alquran itu sendiri seperti; Alquran, Al-Kitab, Kalamullah, Ar-Ruh, At-Tanzil, Amrullah, Al-Qaul, Al-Wahy. Ada juga yang menunjukkan sifat-sifatnya seperti; Al-Karim, Al-Majid, Al-‘Adzim, Al-‘Aziz, Al-Haq, Al-Hakim, Al-‘Aliyy, Ash-Shidq, Al-Mubarak, Al-‘Ajb, Al-Mubin, Al-‘Araby dan yang menunjukkan fungsi Alquran seperti; Adz-Dzikr, Al-Furqan, Asy-Syifa’, Al-Mau’idzah, Al-Balagh, Al-Basyir, An-Nadzir, At-Tadzkirah, An-Nur, Al-Bayan, Al-Busyra, Al-Bashair, Ar-Rahmah, Al-Burhan, Al-Hukm. Adapun perbedaan Alquran dengan hadis baik hadis qudsi ataupun hadis nabawi yang mencakup keistimeawaan Alquran dari sisi kemukjizatan, sumbernya, asal-usulnya dan penisbahannya, keabsahan riwayatnya, perantara dalam penyampaiannya, nilai ibadahnya dan pemeliharaannya yang mana hadis tidak memilki semua hal tersebut sehingga ada hadis yang dapat diterima ada pula yang tertolak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait topik ini untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang Alquran. Diharapkan, penelitian ini dapat membantu pembaca untuk lebih memahami kedudukan Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam dan sebagai bukti nyata dari kebesaran Allah ﷻ.
Pengertian dan Perbedaan Antara Al-Qur’an, Hadits Qudsi, dan Hadits Nabawi Haya Zahra; Anisa Maulidya
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3244

Abstract

Alquran ialah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wasallam, yang tidak hanya menjadi pedoman spiritual bagi umat Islam, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang mendalam. Artikel ini membahas tentang defenisi alquran, perbedaan antara alquran dengan Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi, serta metode penelitian yang digunakan untuk mencari makna dan konteks alquran. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis kritis terhadap literatur yang relevan, penelitian ini menunjukkan bahwa alquran memiliki keunikan dalam menyampaikan pesan ilahi yang tetap relevan di setiap zaman. Selain itu, artikel ini menyoroti pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap alquran, mengingat keterbatasan manusia dalam menangkap makna yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, alquran tidak hanya berfungsi sebagai teks religius, tetapi juga sebagai referensi yang kaya untuk kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek.
Makkiyah dan Madaniyah dalam Perspektif Ulumul Quran Intan Maulidia Fajri; Anisa Maulidya
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3270

Abstract

Istilah-istilah yang digunakan dalam proses pewahyuan Al-Qur'an membedakannya satu sama lain. Salah satu perbedaannya adalah pada penamaan istilah Makkiyah dan Madaniyah. Di antara kedua jenis surat ini, terdapat banyak ciri yang membedakannya. Surat-surat yang diwahyukan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada masa menjelang dan setelah hijrah, atau yang diturunkan di Mekkah atau Madinah, dikategorikan menggunakan istilah al-Makkiy dan al-Madaniy. Karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebelumnya tidak menggolongkan surat-surat sebagai Al-Makkiy atau Al-Madaniy, istilah ini menjadi terkenal setelah wafatnya. Madaniyah, Makkiyah. Pengertian ini penting bagi kajian Al-Qur'an dan ilmu tafsir, yaitu metode yang digunakan untuk menurunkan Al-Qur'an. untuk memastikan letak ayat-ayat Al-Qur'an yang diturunkan di Madinah atau Mekkah. Ayat-ayat Makkiyah merupakan sebutan lain untuk ayat-ayat yang diturunkan di Mekkah. Sementara itu, ayat-ayat yang disebut dengan ayat-ayat Madaniyah diturunkan di Madinah. Dengan pendekatan Kajian Ulumul Quran, materi ini disampaikan dengan menggunakan teknik penelitian dan kepustakaan. Hasil kajian ini menjelaskan: a) cara menerangkan ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyyah; b) cara mengenali Makkiyah dan Madaniyah; c) seperti apakah Makkiyah dan Madaniyah itu; d) cara menjelaskan surah dan ayat Al-Qur'an; e) cara mengkategorikan Makkiyah dan Madaniyah; dan f) manfaat mengkaji Makkiyah dan Madaniyah.