Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTEGRASI TEKNOLOGI SEBAGAI PENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Normala Sari; Adelia Asfi Khalisa; Ita Amelia Rahmawati; Muhammad Asywaq Abdillah; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6730

Abstract

Integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi sebagai pendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar, meliputi bentuk integrasi teknologi, peran guru, dampak terhadap pemahaman konsep siswa, serta tantangan dan solusi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah Tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti aplikasi pembelajaran, media visual interaktif, dan platform e-learning, mampu membantu siswa memahami konsep matematika yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Selain itu, teknologi juga mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, serta pembelajaran yang lebih personal. Namun, integrasi teknologi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan kesenjangan akses antar sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kompetensi guru, serta integrasi teknologi yang terencana agar pemanfaatannya dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
ANALISIS MOTIVASI TERHADAP PEMAHAMAN LITERASI NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS RENDAH Nia Natasya; Nafisa Mar’atus Sholikhah; Siti Vantika; Husni Mufida; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6761

Abstract

Pembelajaran matematika pada siswa kelas rendah masih sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan pemahaman literasi numerasi siswa. Padahal, literasi numerasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting untuk membantu siswa memahami konsep matematika serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi belajar terhadap pemahaman literasi numerasi dalam pembelajaran matematika siswa kelas rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku referensi, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan literasi numerasi siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi cenderung lebih aktif, tekun, dan mampu memahami serta menerapkan konsep numerasi secara kontekstual. Sebaliknya, rendahnya motivasi belajar berdampak pada lemahnya pemahaman numerasi siswa. Motivasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat, perhatian, dan kemampuan diri, serta faktor eksternal, seperti dukungan orang tua, lingkungan belajar, waktu pembelajaran, dan ketersediaan sarana-prasarana. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat, seperti pembelajaran kontekstual, berbasis aktivitas dan permainan edukatif, serta pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman literasi numerasi siswa kelas rendah.
Formalisasi Logika Matematika dalam Historiografi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Rekonstruksi Kausalitas dan Dialektika Kedaulatan Nida Khidrimatun Nuril Khoiriyah; Umu Salamah; Nur Wahyuni Annisa; Aryadi Nursantoso
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6739

Abstract

Pembelajaran sejarah di Indonesia masih cenderung menekankan hafalan peristiwa dan tokoh, sehingga pemahaman peserta didik terhadap hubungan sebab-akibat dalam sejarah belum berkembang secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan logika matematika sebagai kerangka berpikir dalam merekonstruksi peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis isi terhadap sumber-sumber historiografi yang berkaitan dengan dinamika peristiwa menjelang 17 Agustus 1945. Analisis dilakukan melalui penerapan logika proposisional, dialektika, dan teori himpunan untuk mengkaji hubungan kausalitas antara faktor global, dinamika internal bangsa, serta proses pembentukan kedaulatan negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan kesimpulan logis dari terpenuhinya beberapa premis utama, yaitu penyerahan Jepang kepada Sekutu, terjadinya kekosongan kekuasaan, dan adanya desakan kuat dari golongan muda. Selain itu, kedaulatan Indonesia pascaproklamasi terbukti bersifat progresif dan berkembang secara bertahap sesuai dengan kriteria Konvensi Montevideo 1933. Integrasi logika matematika dalam pembelajaran sejarah mampu membantu peserta didik memahami peristiwa sejarah secara lebih runtut, rasional, dan kritis, serta relevan dengan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Analisis Kompetensi Guru SD Dalam Merancang Asesmen Matematika: Sebuah Kajian Literatur Sistematis Tentang Tantangan Dan Faktor Pendukung Nafi Pri Nur Ratih; Salza Sabilatul Azira; Garneta Hematala; Aryadi Nursantoso
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.7104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang asesmen pembelajaran matematika pada implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan artikel jurnal, buku, dan karya ilmiah relevan yang dipublikasikan pada periode 2021–2025. Kajian difokuskan pada pemahaman guru terhadap konsep asesmen, kemampuan merancang asesmen diagnostik, formatif, dan autentik, serta kendala yang dihadapi dalam praktik pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian guru telah memiliki pemahaman dasar mengenai asesmen pembelajaran, namun masih mengalami kesulitan dalam menyusun instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman teknis, beban administrasi, serta minimnya pelatihan berkelanjutan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru dalam merancang asesmen pembelajaran matematika perlu didukung melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.