Elly Malihah
Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teman sebaya dan resiliensi korban perundungan siswa SMA di Bandung Listiana Salsa Nabila; Elly Malihah; S Supriyono
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 1 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i1.68245

Abstract

Perundungan merupapakan isu yang signifikan di kalangan remaja dan memiliki dampak sangat serius di berbagai aspek kehidupan. Bertahan dan bangkit dari tekanan masalah, individu memerlukan resiliensi sebagai kekuatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menyelidiki tingkat pemahaman resiliensi siswa SMA korban perundungan. Penelitian ini dilakukan kepada 389 siswa SMA di Kota Bandung. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis data statistik deskriptif. Kesimpulannya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki pengaruh sebesar 37.8% terhadap tingkat pemahaman resiliensi remaja. Berdasarkan pada aspek pembentuk resiliensi dalam diri individu, aspek "I Am" memiliki tingkat pemahaman yang tinggi. Hasil yang tinggi juga dipengaruhi oleh dukungan sosial yang diterima, salah satunya dari teman sebaya. Dengan demikian, dapat tergambarkan bahwa remaja yang pernah mengalami perundungan mampu bangkit dan menghadapi tantangan hidup dengan tingkat resiliensi yang tinggi.Bullying is a significant issue among teenagers and has a very serious impact on various aspects of life. To survive and rise from the pressure of problems, individuals need resilience as a strength. This research uses a quantitative approach to investigate the level of understanding of resilience in high school students who are victims of bullying. This research was conducted on 389 high school students in Bandung City. Data processing techniques are carried out using descriptive statistical data analysis. In conclusion, the results of this study show that peers have an influence of 37.8% on the level of understanding of adolescent resilience. Based on the aspects that form resilience in individuals, the "I Am" aspect has a high level of understanding. High results are also influenced by the social support received, one of which is from peers. Thus, it can be illustrated that teenagers who have experienced bullying are able to rise up and face life's challenges with a high level of resilience.
Analisis bibliometrik perkembangan publikasi tentang kohabitasi, kumpul kebo, dan living together Sri Fatimah Nurhayati; Elly Malihah; Nindita Fajria Utami
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 15 No. 1 (2026): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v15i1.87645

Abstract

Fenomena kohabitasi, kumpul kebo, atau living together tidak hanya menarik perhatian masyarakat umum, akan tetapi menarik juga untuk dijadikan objek penelitian. Namun, perkembangan penelitian mengenai topik tersebut belum dipetakan secara sistematis. Maka dari itu, penelitian ini mempunyai tujuan untuk memetakan perkembangan kajian ilmiah terkait topik tersebut melalui analisis bibliometrik, dan mengidentifikasi celah penelitian yang masih belum terjamah. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana topik-topik tersebut mendapatkan perhatian dalam literatur ilmiah Indonesia dan celah penelitian apa saja yang masih terbuka. Dengan menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dan VOSviewer, artikel ini menganalisis 24 publikasi dari tahun 2022 sampai 2025. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan jumlah publikasi pada tahun 2024 dan perkembangan fokus kajian dari perspektif hukum ke arah pendekatan sosial dan edukatif. Visualisasi jaringan, overlay, dan density juga membantu mengidentifikasi kata kunci dominan, hubungan antar topik, serta peluang untuk penelitian selanjutnya. The phenomenon of cohabitation, kumpul kebo, or living together have not only attracted public attention, but have also become a subject of academic inquiry. However, the development of research on these topics has not yet been systematically mapped. Therefore, this study aims to map development of scientific studies related to this topic through bibliometric analysis, and to identify research gaps that have not yet been explored. The main issue raised is how these topics receive attention in Indonesian scientific literature and what research gaps remain open. Using the Publish or Perish and VOSviewer software, this article analyzes 24 publications from 2022 to 2025. The results show an increase in the number of publications in 2024 and a shift in research focus from legal perspectives toward social and educational approaches. Network visualizations, including overlay and density also help identify dominant keywords, relationships between topics, and potential directions for future research.