Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menguatkan Nilai Integritas Melalui Sosialisasi Anti-Korupsi di Lingkungan Pendidikan Zahra Amanda
Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI) Vol. 4 No. 1 (2025): JABEI
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jabei.v4i1.283

Abstract

Corruption is one of the biggest challenges facing Indonesia,destroying publick trust and hindering national development. This aims to analyse the implementation of anti-corruption literacy outreach in school, including methods, challenges and impacts on students. This research uses a qualitative descriptive approach, whit data collected through interviews, observation and documentation in several primary and seconday schools. The results of the research show that thesocialization of anti-corruption literacy has been carried out throught the integration of anti-corruption values in the curriculum and campaigns. Despite facing obstacles such as limitide resources and lack of teacher training, thi program has had a positive impact on students’ understanding of the dangers of corruption, strengthening the values of honesty and integrirty.
Pendampingan Manejemen Risiko Keselamatan dan Aset pada UMKM Rajutan Ceria Collection Zahra Amanda; Jesika Tiara Munda; Siti Nur Hikmah; Annie Mustika Putri
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7msbnw61

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun, dalam menjalankan usahanya, UMKM sering menghadapi berbagai risiko operasional yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan mengenai manajemen risiko keselamatan kerja dan aset pada UMKM Rajutan Ceria Collection di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, edukasi, dan pendampingan. Data diperoleh secara langsung dari pemilik usaha mengenai proses produksi, pengelolaan aset, dan kondisi keselamatan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa risiko utama yang dihadapi UMKM meliputi kerusakan benang akibat kualitas pabrik, kehilangan aksesori perlengkapan, cedera ringan akibat penggunaan lem panas, serta belum adanya pencatatan inventaris yang terstruktur. Selain itu, persaingan usaha yang tinggi akibat kemudahan peniruan produk melalui internet juga menjadi tantangan bagi pelaku usaha. Melalui kegiatan pendampingan, pelaku UMKM memperoleh pemahaman mengenai identifikasi risiko, mitigasi risiko, keselamatan kerja, dan pentingnya pencatatan inventaris sederhana. Penerapan manajemen risiko sederhana diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional, meminimalkan kerugian, dan mendukung keberlanjutan usaha.