Titin Mairisiska
Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Guru Dalam Mengimplementasikan Education Sustainable Development (ESD) Pada Kurikulum Merdeka Titin Mairisiska; Toni Haryanto; Titin Kusayang
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4110

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD) menjadi salah satu pendekatan penting dalam mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Dalam implementasinya di Indonesia, konsep ini mulai diintegrasikan dalam Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari upaya membentuk peserta didik yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif guru dalam memahami dan mengimplementasikan Education for Sustainable Development (ESD) pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep ESD masih bervariasi. Sebagian guru telah memiliki pemahaman dasar mengenai ESD, namun sebagian lainnya masih kurang familiar terutama pada aspek sosial dan ekonomi, serta cenderung lebih menekankan pada dimensi lingkungan. Faktor latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar memengaruhi tingkat pemahaman guru. Implementasi ESD di sekolah tercermin melalui integrasi dalam visi sekolah, pembelajaran pada mata pelajaran, kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), penanaman nilai dan sikap, serta kegiatan ekstrakurikuler. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan, sumber daya pembelajaran, padatnya jadwal mengajar, dan kurangnya kolaborasi antar guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi ESD dalam Kurikulum Merdeka telah mulai dilakukan, namun masih memerlukan dukungan yang lebih kuat melalui pelatihan guru, penyediaan sumber belajar, serta kebijakan pendidikan yang mendukung penerapan ESD secara lebih optimal.
Feasibility Analysis of Essay Test Instruments to Assess Students’ Critical Thinking Skills in Contextual Learning Nosi Qadariah; Rodiantifitri Nengsih; Titin Mairisiska; Rimin Rimin; Rahmi Kurniati; Putri Qalbina
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4842

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of an essay-based assessment instrument developed to measure university students’ critical thinking skills in a contextual learning setting with local cultural integration. The instrument was constructed based on critical thinking indicators proposed by (Ennis, 2011) and embedded within environmental science content and the Kenduri Sko cultural tradition. Five expert validators assessed the instrument using a validation sheet covering five aspects: content relevance, item construction, language clarity, practicality, and cultural sensitivity. The results show that all aspects received an average score above 3.80, with an overall feasibility percentage of 96.15%, categorized as highly feasible. In addition, qualitative feedback from validators recommended minor revisions in question instructions and refinement of the scoring rubric. Overall, the instrument is considered suitable for use as an authentic assessment tool in culturally contextualized learning in higher education. Further empirical testing and reliability analysis are recommended for broader implementation