Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan adaptif, motivasi kerja, dan budaya organisasional terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27, dengan metode analisis regresi linier berganda, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, gaya kepemimpinan adaptif tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, begitu pula budaya organisasional yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, variabel independen yakni gaya kepemimpinan adaptif tidak berpengaruh, motivasi kerja, dan budaya organisasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi kerja dan penguatan budaya organisasional merupakan faktor kunci dalam mendorong peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif dan berbasis bukti empiris.