Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan Digital, Media Sosial, Gaya Hidup terhadap perilaku keuangan(Survei Pada Pelaku UMKM Pedagang di Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen) Anggun Fallia Rahma; Edi Wibowo
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9423

Abstract

Perilak keuangan adalah proses perencanaan, pengelolaan sumber dana sebagai Keputusan penggunaan dana, penetuan sumber dana serta Keputusan utuk perencanaan pensiun, dalam suatu organisasi ataupun individu. Sehingga Keputusan keuangan dapat mengoptimalkan kesejahteraan sehingga salah satu upaya untuk meminimalisir kesalahan dalam Keputusan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital, media sosial, gaya hidup terhadap perilaku keuangan (survei pada pelaku UMKM Pedagang di Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen). Penelitian ini menggunakan teori yaitu Theory of Planned Behaviour (TPB). Objek dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM Pedagang di keluarahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 90 responden yang dihitung menggunakan Propotional cluster random sampling. Teknik pengambilan data pada penelitian ini mengguankan kuesioner. Teknik analisis pada penelitian ini yaitu analisis desriptif, uji linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefesien determinasi (R²). hasil hipotesis menunjukkan literasi keuangan digital, media sosial, gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan (Survei pada Pelaku UMKM Pedagang di Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen).
Pengaruh Inovasi Produk, Kolaborasi Network, Akses Permodalan, dan Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja UMKM( Survei pada PKL di Kecamatan Jebres Kota Surakarta) Angga Putra Pamungkas; Edi Wibowo
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/16bc8y19

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk mengevaluasi implikasi dari inovasi produk, jaringan kolaboratif, aksesibilitas modal, serta orientasi kewirausahaan terhadap capaian kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lokus penelitian difokuskan secara spesifik pada sektor Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdomisili di wilayah administratif Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.Secara metodologis, studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Menggunakan teknik Cluster Random Sampling, penelitian ini melibatkan 121 responden yang merepresentasikan populasi PKL di wilayah tersebut, terdiri atas 77 pelaku usaha kuliner makanan dan 44 pelaku usaha minuman. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala Likert 1-5, di mana data yang diperoleh kemudian diuji melalui serangkaian prosedur statistik, meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, pengujian hipotesis (uji t dan uji F), serta analisis koefisien determinasi (R2).Temuan empiris mengonfirmasi bahwa secara parsial, variabel inovasi produk, kolaborasi jaringan, akses permodalan, dan orientasi kewirausahaan memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM. Secara simultan, integrasi keempat variabel independen tersebut menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai F-hitung mencapai 77,910. Lebih lanjut, nilai Adjusted R Square sebesar 0,719 mengindikasikan bahwa model penelitian ini mampu merepresentasikan 71,9% variasi kinerja UMKM, sedangkan 28,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya seperti struktur modal, perilaku serta literasi keuangan, kompetensi sumber daya manusia, maupun efektivitas penggunaan media sosial.  
The Influence of Inflation, Exchange Rate, BI Rate, and Federal Funds Rate on the Indonesia Composite Index during the Global Monetary Policy Tightening Era 2022–2025 Tri Yuliana; Edi Wibowo
Jurnal Genesis Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Genesis Indonesia
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jgi.002139

Abstract

The era of global monetary policy tightening between 2022 and 2025 has introduced significant uncertainty into the Indonesian capital market, creating an urgent need to identify which macroeconomic factors most effectively dictate stock price movements. This research investigates the influence of Inflation, the Rupiah Exchange Rate, the BI Rate, and the Federal Funds Rate on the Indonesia Composite Index. Using a quantitative descriptive method, this study analyzed 48 monthly secondary data observations. The statistical analysis was performed using SPSS 26 for Windows, employing Multiple Linear Regression Analysis as the primary method. To ensure the reliability of the model, the researchers conducted a series of Classical Assumption Tests, including Kolmogorov-Smirnov for normality, VIF for multicollinearity, the Runs Test for autocorrelation, and the Rank Spearman method for heteroskedasticity. The results of the partial significance test (t-test) demonstrate that only the Rupiah Exchange Rate has a significant effect on the IHSG, while Inflation, the BI Rate, and the Federal Funds Rate show no significant impact. The F-test confirms the model's accuracy, with an Adjusted R2 of 0.153. In conclusion, the findings suggest that in a high-interest-rate environment, the volatility of the national currency is the most critical signal for the market, whereas other macroeconomic shifts were largely anticipated and absorbed by investors.