Dany Miftah M. Nur
Institut Agama Islam Negri Kudus

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Budaya Santri (Ngaji, Ngabdi, Dan Ngabekti) Menjadi Karakteristik Peserta Didik Madrasah Aliyah Darul Ulum Mochamad Miftakhul Afif; Muhammad Rafiqul Usman; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1178

Abstract

Karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu benda atau individu sedangkan karakteristik adalah ciri atau fitur yang digunakan sebagai identifikasi. Artinya segala sesuatu yang berdominan individual pasti memiliki identitas tersendiri, entah dalam segi fisik maupun watak, akan tetapi karakteristik lebih mengarah kepada watak dan sikap yang ada didalam diri manusia. Terlebih dalam dunia pendidikan yang merupakan wadah dari pembentukan generasi bangsa, pastinya karakter itu dapat terbentuk melalui jalur ini. Seperti halnya di Madrasah Aliyah Darul Ulum Kudus yang merupakan sekolahan berdominan pondok pesantren, sehingga budaya pondok pesantren pun diterapkan dalam sekolahan tersebut yakni ngaji, ngabdi, dan ngabekti yang menjadi karakteristik peserta didiknya. Tentunya ketiga kata tersebut merupakan budaya dari pondok pesantren dimana segala sesuatu yang ada di Pondok Pesantren memiliki keterkaitan antara Ngaji, Ngabdi, dan Ngabekti. Seperti halnya ketika santri melaksanakan hal itu, niscaya mereka akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat lagi berkah. Hal ini menjadi kontroversi dalam lingkup lembaga pendidikan formal, sebab dalam pendidikan formal, Ngaji itu hanya menjadi formalitas belaka atau menjadi ciri khas dari Madrasah Aliyah itu sendiri yang cenderung berlebel Lembaga Pendidikan Islam.
NILAI SIMBOLIK IKON FESTIVAL MEMEDEN GADHU DESA KEPUK KECAMATAN BANGSRI KABUPATEN JEPARA Thohiroh Nur Muhyi Muhyi; Laili Sofa sofa; Achmad Faizal Dito Farezi Dito; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor apa yang melatarbelakangi munculnya Festival Memeden Gadhu, upaya pelestarian tradisi dan ekologi melalui Festival Memeden Gadhu serta nilai-nilai simbolik apa yang terkandung dalam Ikon Festival Memeden Gadhu. Penelitian ini termasuk dalam jenis kualitatif dengan metode deskriptif. Lokus penelitian ini dilakukan di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara sebagai tempat dilahirkannya dan dilaksanakannya Festival Memeden Gadhu sebagai batasan spasial dalam penelitian ini. Teknik Triangulasi adalah teknik yang digunakan dalam penelitian guna mengumpulkan data secara empiris melaluiĀ  observasi, Wawancara dan dokumentasi. Sumber primer data dari wawancara ada 3 informan penting dalam penelitian ini yaitu Djadmiko Ketua Gabungan Masyarakat Peduli Tradisi dan Budaya (GAMAPETRA), Didin salah satu penginisiasi Festival Memeden Ghadu dan Zainuddin anggota komunitas Andom Tresno, serta komunitas-komunitas dan partisipan Festival Memeden Gadhu dan yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan Festival Memeden Gadhu. Akibat dari perubahan sosial tradisi yang ada di masyarakat desa Kepuk mulai ditinggalkan. Hal tersebut menjadi faktor munculnya Festival Memeden Gadhu. Masyarakat desa Kepuk mendirikan sebuah yayasan GAMAPETRA dengan tujuan melestarikan tradisi dan kesenian, GAMAPETRA mengadakan pelatihan-pelatihan kesenian seperti gamelan, tari, permainan tradisional dan lainnya untuk masyarakat desa Kepuk tanpa dipungut biaya. Hasil dari upaya tersebut ialah terciptanya sebuah grup gamelan dinamakan Gending Pahing dan menciptakan sebuah tari yang dinamakan Tari kolosal Memeden Gadhu. Terdapat tiga macam nilai dalam Festival Memeden Gadhu yaitu, nilai religius, nilai kebersamaan, dan nilai kearifan ekologis.
DAMPAK LIMBAH DOMESTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI DI DESA KRIYAN KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN JEPARA Aulia Niswati; Firza Amelia Putri; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1221

Abstract

Pencemaran air menjadi permasalahan yang terjadi hampir di seluruh Indonesia. Salah satunya terletak di Desa Kriyan Kecamatan Kalinyamatan Jepara. Sungai di Desa Kriyan. Sungai ini mempunyai risiko pencemaran yang disebabkan oleh limbah domestik atau rumah tangga. Termasuk diantaranya bekas air deterjen, sisa limbah ikan panggang dan bahan kimia rumah tangga lainnya yang mengakibatkan kualitas air sungai menurun. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dan survey lapangan. Limbah domestik, seperti air mandi dan cucian yang terbuang, dapat memberikan dampak buruk terhadap kualitas air. Sungai Sesek di Desa Kriyan yang terdampak limbah domestik, yang menunjukkan adanya permasalahan lingkungan. Penyumbang terbesar limbah domestik di Sungai ini yaitu dari usaha masyarakat pengolahan ikan panggang. Dari perilaku masyarakatnya sendiri mencerminkan bahwa kurangnya kesadaran akan kelestarian air sungai.Hasil dari penelitian yaitu untuk mengurangi pencemaran, air dari aktivitas rumah tangga harus dikelola dengan baik dengan membuat bak rendam dan membuat jalur air kotor. Sedangkan Solusi untuk mengatasi limbah ikan panggang, sebagai penyumbang pembuangan limbah terbesar bisa dilakukan dengan cara mengedukasi kepada pemilik usaha dan masyarakat sekitar, serta mengolah limbah dengan semaksimal mungkin agar tidak mencemari kualitas air sungai.
PENGEMBANGAN MEDIA SPINNING WHEEL SEBAGAI ALAT BANTU PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PEMAHAMAN MATERI Risti Setyawati; Diah Nor Khofifah; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4416

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kerap dianggap membosankan karena metode pembelajarannya yang masih konvensional, seperti ceramah dan hafalan. Hal ini berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa spinning wheel (roda putar) yang dapat meningkatkan kreativitas dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di kelas SMPN 2 Kaliwungu Kudus Jawa Tengah Kelas 8 dengan melibatkan 30 siswa. Media dikembangkan melalui tahapan observasi, desain, validasi oleh ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini layak digunakan dengan skor kelayakan 87% (materi) dan 91% (media). Implementasi media dilakukan dalam tiga sesi pembelajaran, menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dari 60% menjadi 85%. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 58 menjadi 82, dengan gain score sebesar 0,61 (kategori sedang). Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kreativitas melalui kegiatan bermain peran, diskusi, dan pembuatan poster. Media spinning wheel terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, serta memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep IPS secara bertahap. Kesimpulannya, media ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS dan layak dikembangkan lebih lanjut.