Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asesmen Psikologi dalam Bingkai Etika sebagai Refleksi Kritis atas Tanggung Jawab Konselor terhadap Klien Indy Hikmatul Maulidiyah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4830

Abstract

Asesmen psikologi merupakan elemen penting dalam layanan konseling yang berperan dalam mengidentifikasi kondisi psikologis klien secara menyeluruh. Namun, pelaksanaan asesmen tidak hanya bersifat teknis, melainkan juga harus berlandaskan prinsip-prinsip etika profesi. Artikel ini bertujuan untuk merefleksikan secara kritis tanggung jawab konselor dalam menjalankan asesmen psikologi secara etis dan manusiawi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Pembahasan difokuskan pada lima aspek utama, yaitu: penerapan informed consent, perlindungan kerahasiaan klien, kompetensi profesional konselor, kepekaan terhadap keragaman budaya, serta penerapan prinsip keadilan dan akuntabilitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen yang dijalankan secara etis berkontribusi pada peningkatan efektivitas layanan, menjaga kepercayaan klien, serta memperkuat profesionalisme konselor. Tantangan yang dihadapi mencakup kurangnya pemahaman terhadap etika asesmen, penggunaan alat ukur yang bias budaya, serta lemahnya pengawasan institusional. Artikel ini merekomendasikan pentingnya pelatihan etika asesmen secara berkelanjutan, pengembangan instrumen berbasis budaya lokal, dan penguatan sistem kebijakan etik di lembaga layanan. Dengan integrasi prinsip etika,  asesmen psikologi dapat menjadi proses yang adil, reflektif, dan berpihak pada kemanusiaan.